Press "Enter" to skip to content

How & Why: Desain Itu Sebuah Proses Yang Panjang

Hari Senin biasanya kan monster day tuh, ya, tapi berbeda untuk sebagian mahasiswa tingkat akhir yang udah resmi jadi S.Ds. Tepat pada hari Senin (5/10), adalah pembukaan pameran How & Why yang ketiga. Pameran ini merupakan pameran tugas akhir mahasiswa Desain Komunikasi Visual, Institut Teknologi Nasional, Bandung. Berlangsung dari tanggal 5-10 Oktober 2015 di Basement Gedung 19A ITENAS.

Tepat setahun yang lalu, pameran dengan judul How & Why digagas. Berangkat dari kata ‘Bagaimana’ dan ‘Mengapa’, seorang desainer dapat menemukan solusi untuk para kliennya. Dengan semangat itu, pameran ini ditujukan kepada masyarakat banyak. Demi menjaga eksistensi profesi desainer di mata masyarakat, maka dengan konsep-konsep itulah mereka merancang pameran yang memberikan pengetahuan baru tentang desain dan desainer. Kalau kalian pernah dateng ke pameran How & Why yang sebelumnya, pasti tau deh maksudnya apa.

The Journey Sabang, karya Alexander Zulkarnain
The Journey Sabang, karya Alexander Zulkarnain

Menurut Sherrinta Elvira, yang menjabat sebagai ketua pameran How & Why, terdapat 43 karya dari mahasiswa tugas akhir yang dipamerkan saat ini. Ada 3 jenis kelompok karya, yaitu grafis, multimedia, dan advertising. Karya-karya yang dipamerkan bikin aku salut dan bangga banget ih, ada yang bikin buku dengan konten yang full, juga berwarna-warni, indah dipandang dan isinya juga berbobot sekali! Ada juga yang bikin kampanye tentang kukang, politik, maupun hal lainnya. Selain itu, ada yang mengangkat tema aksara Indonesia yang boleh dibilang sudah banyak dilupakan oleh anak muda masa kini.

Tema yang diangkat pada pameran How & Why ini adalah craft atau proses. Tema ini diangkat agar masyarakat menjadi aware dengan proses kerja dari seorang desainer. Sebuah karya nggak bisa dibuat secara instan, karena semuanya harus melalui proses yang panjang, mulai dari wawancara target, pengumpulan literatur dan referensi, mendatangi lokasi, semuanya dilakukan untuk memperoleh desain yang baik, sehingga komunikasi dengan target pun dapat sesuai dengan yang diharapkan.

Ayo, main ke Pulau Togean! (Karya: Raisa Ramdani)
Ayo, main ke Pulau Togean! (Karya: Raisa Ramdani)

Selain pameran tugas akhir itu sendiri, ada juga seminar creativepreneur yang bakal dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2015 yang dibawakan oleh owner Pola Artistry yaitu, Cempaka Surakusumah dan Sabrina Febriyani. Ada juga nih, workshop Marbling and Dry Point oleh Fatchi Baradja (KuTÊKEN Print Shop), yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 Oktober 2015. Oh iya, untuk seminar dan workshop-nya bayar, yaaa. Hehe. Tapi kalau mau dateng ke pamerannya, gratis, lho!

Hmmm, aku mau kasih saran aja, nih, ya, kalau mau dateng, jangan pas tanggal 10 Oktober, yah. Soalnya, 10 Oktober itu bakal ada wisudaan ITENAS, jadi pasti crowded banget! Makanya, mumpung lagi weekdays, mending datang aja deh ke pameran How & Why ke-3 ini. Pokoknya bikin seru, bikin enak, warna-warni dunia! Senaaangg!

Foto: Aulia Akbar

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *