Press "Enter" to skip to content

“Hourglass”, Sebentuk Rangkuman Perjalanan Niskala

Pada umumnya, manusia kalau merayakan hari ulang tahun sendiri ya pengennya nyantai. Senderan di tembok kosan sambil nunggu kawan-kawan datang memberi kejutan menyenangkan. Males banget ngapa-ngapain. Tapi tidak ada kata malas bagi Niskala, unit instrumental/postrock asal Yogyakarta yang baru aja bikin sesuatu di ulang tahunnya yang ke-4.

Damar Puspito (bass), Danish Wisnu (synth), Danar Puspito (gitar), Inderajaya (drum), dan Daniel Bagas (gitar) merayakan hari jadi Niskala pada 14 Desember 2018 dengan merilis album perdana bertajuk Hourglass, bermuatan 9 buah lagu segar walau tanpa vokal. Ini membuat kamu-kamu bisa bergumam apa saja saat mendengarkan lagunya. Serasa karaoke, boss~

Hourglass yang dirilis melalui label rekaman Trauma Irama Records, merupakan rangkuman perjalanan secara personal dalam tubuh Niskala, sebagai band maupun individu lepas antar personilnya. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi mereka bisa tergabung dalam satu label bersama Melancholic Bitch dan Yennu Ariendra (Melancholic Bitch, Belkastrelka).

Album ini dirilis dalam format cakram padat yang dikemas ke dalam sebuah buku dengan sampul hardcover, deboss, dan hotprint berwarna emas. Di dalamnya berisi foto karya fotografer asal Yogyakarta, Bram, yang merepresentasikan setiap lagu Niskala menjadi sebuah karya yang utuh dalam buku setebal 26 halaman. Proses rekaman dilakukan di Flazh Production Studio dan 101 Music Studio, serta mixing dan mastering dikerjakan oleh Bobby Marsatya Putranto.

Bagi warga kreatif yang di Bandung, tentu kita bisa langsung sambangi Omuniuum untuk membeli rilisannya. Bagi yang belum sempet ke sana, cek dulu aja teaser albumnya. Punya kuota internet kan?

Instagram: instagram.com/niskalayk

Comments are closed.