Press "Enter" to skip to content

Glare Bicara Soal Eksistensi Diri Lewat “La Dialettica EP”

Kuliah nggak kunjung mulai, jadwal kuliah yang seharusnya udah jelas dikacaukan sama sistem perwalian yang nggak pernah beres. Daripada bolak-balik buka web perwalian yang server-nya down terus, mending saya browsing random aja, siapa tau ada lowongan jodoh. Maap curhat.

Berharap nemu jodoh, eh saya malah nemuin sebuah band baru yang baru aja merilis sebuah EP pada Sabtu (29/8). Mereka adalah Glare, trio anak muda asal Bandung yang memainkan musik skramz/emoviolence. EP berjudul La Dialettica itu dirilis dalam medium cassette tape oleh dua record label. Yang pertama adalah Benalu Records asal Indonesia dan Utarid Tapes asal Malaysia.

Begitu pertama denger preview EP-nya di laman bandcamp mereka, saya langsung familiar sama suara vokalisnya. Langsung aja nyari info lagi, eh ternyata ini tuh side-project dari dua personil Gauth. Pantesan weh asa wawuh. Buat masalah tema, lagu-lagu di La Dialettica EP ini ternyata bersifat personal banget.

 “(Di) La Dialettica EP ini liriknya lebih bersifat personal, soal wacana-wacana eksistensi diri dan arti kehidupan yang serba nggak jelas. Edan nyaak? Haha,” ujar Latif sang sokalip saat dihubungi via Line.

Buat kalian yang doyan musik-musik macam Orchid, Ampere, Ritual Mess, dan semacamnya, direkomendasikan banget buat denger musik mereka. Walaupun durasi EP-nya nggak lebih dari 10 menit, tapi nggak boleh luput dari perhatian kalian. Karena durasi lagu nggak berbanding lurus dengan kualitas lagu, kan? Hehe. So banget ih si saya.

Kalau pengen ngoleksi rilisan fisiknya, langsung aja kontak Benalu Records di berbagai medsos mereka, bisi keabisan. Harga bersahabat da. Mangga~

___________________

Twitter : @glareeeee | @benalurecords

Bandcamp : glareeeee.bandcamp.combenalurecords.bandcamp.com

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *