Press "Enter" to skip to content

Garuntang Gank Mengemuka lewat Mini Album “Bluesaga”

Beberapa waktu lalu, saya baru menyadari bahwa Semiotika berasal dari tanah kelahiran, Jambi. Dari situ saya berniat menelusuri nama-nama lain musisi yang berasal dari provinsi yang identik dengan Gunung Kerinci. Muncul satu nama seperti Bogeman yang sedang berjuang naik menyusul rekan sedaerahnya, dan selebihnya masih merangkak mencoba peruntungan.

Mungkin kecepatan arus informasi menjadi faktor utama mengapa musisi-musisi dari pulau julukan Andalas ini sulit masuk ke dalam pasar yang lebih luas. Tapi kayaknya nggak juga, sih, contohnya seperti nama yang satu ini: Garuntang Gank. Duo rock yang digawangi oleh Abdi (vokal, drum) dan Igo (gitar) ini hadir dari penghujung pulau bagian barat Indonesia.

Lampung kembali mengirimkan satu nama gacoannya untuk merasakan animo perkancahan musik di Indonesia. Nama Garuntang Gank yang menjadi pilihan, sebuah projek besutan Abdi (Sunsetkilla) ini baru saja melepas mini album perdananya yang bertajuk Bluesaga. Dirilis dalam format digital, sebelumnya mini album ini sudah tersedia dalam bentuk fisik berformat cakram padat pada 29 Februari 2020. Berdurasi 13 menit, rilisan ini menyajikan 4 lagu, yaitu bluesaga, Kandjeng Mommy, Lagu Bahasa Indonesia, dan Light Out versi EP.

Bluesaga mengangkat tema tentang perangai buruk manusia seperti sifat pengecut, ambisius, dan merasa paling benar. Pamer harta mungkin bisa dimasukkan menjadi sifat selanjutnya, hahaha. Disuguhkan dengan perpaduan antara sound vintage dan modern, serta dibalut dengan sentuhan rock n’ roll, garage, dan sedikit nuansa blues, membuat mini album ini cocok didengarkan untuk kamu yang sedang mengerjakan skripsi dan berambisi untuk cumlaude. Ah, jangan ambisius!

Dibantu oleh Euforia Music Publisher, album ini berhasil tayang pada tanggal 24 April 2020. Ada beberapa nama yang mengisi pos dalam proses penggarapannya. Abdi Taufiqul Aziz dan Bagus Igo Winando yang bertindak langsung sebagai produser. Proses mixing dan mastering diemban oleh Heri Setiaji (Tinggo). Pada ranah artwork dan layout album dikerjakan oleh Abdi dan Farkhan Akhmad, serta yang terakhir ada nama Ade Nurma dan Tania Putri Zatari sebagai penyunting lirik.

Direkam di Brokibo Recording Studio Bandar Lampung, Bluesaga sudah bisa dinikmati melalui platform musik yang ada di perangkat kamu. Ayo ah kita dengerin, jangan mau jadi pengecut!


Instagram: instagram.com/garuntanggank/