Press "Enter" to skip to content

Fuzzy, I Perkenalkan “Holy Scent” di International Radio Day

Nggak antik kalau bukan Fuzzy, I. Unit experimental-rock dengan cakupan eksplorasi musik pada post-punk, jazz, psychedelic, dream pop, hingga electronica asal Bandung ini baru saja mencapai titik berikutnya dalam perjalanan menuju album Ions, dengan cara yang nggak biasa.

Tanggal 14 Februari 2020 lalu, dengan merespons International Radio Day, Fuzzy, I merilis single anyar bertajuk Holy Scent. Perilisannya ditandai dengan pemutaran lagu di stasiun radio. Ini adalah kali kesekian mereka hadir dengan gimmick menarik, setelah perilisan single Nozzle, serta Neue Balans yang penyebarannya dilakukan melalui submisi e-mail. Kiki Leaks katanya.

Masih dengan musik eksperimentalnya, Holy Scent menyuguhkan permainan musik yang eksploratif, perpindahan beat seperti biasanya, dan vokal berat menyerupai penyiar radio dengan segmentasi orang tua. Sebelumnya, Fuzzy, I sudah menelurkan mini album Neonato (2016), serta maxi-single Transit (2019) via label 630 Recordings yang juga merupakan penanda awal dari format anyar yang kini diisi oleh Egi Hisni, Fathara Rizqi, Alyuadi Febryansyah, Hendrawan Saputra, dan Dissa Kamajaya.

Dilansir melalui siaran pers, Holy Scent menggambarkan seseorang dengan krisis identitasnya dan berusaha keluar dari masalah tersebut berujung malah menempatkannya pada situasi imajinatif yang membuat dirinya semakin merasa sendiri. Direkam secara mandiri di rumah tua di kawasan Haurpugur, Bandung, sejak pertengahan 2019.

Penasaran, gimmick apa lagi yang bakal mereka lakukan di perilisan nomor lain seperti Ambiguity, Aquor, dan Future Exp. Semoga salah satu perilisannya dilakukan dengan dateng ke sebuah tempat sambil membawa flashdisk. Ngarah siga BEC.

Twitter: @fuzzy__I

Instagram: instagram.com/fuzzy__i