Press "Enter" to skip to content

Fourspeed Nomad, Tempatnya Mahasiswa untuk Belajar Bisnis

Banyak mahasiswa meluangkan waktunya untuk hobi yang disukai, tapi nggak banyak yang mau meluangkan waktunya untuk membuka usaha atau belajar bisnis. Muhammad Fahmi salah satu contoh dari yang sedikit itu. “Kalau orang masih nganggap Fourspeed Nomad ini brand, salah besar. Sebenernya, Fourspeed Nomad ini merupakan pergerakan mahasiswa untuk tempat belajar bisnis bukan brand yang dikerjakan oleh mahasiswa,” ungkap cowok yang akrab dipanggil Pampam itu.

Yap, berawal dari kisah Fourspeed Café yang di jalan Anggrek yang terpaksa harus ditutup akibat sengketa tanah, Pampam cs nggak menyerah begitu aja. Bermodal jiwa mahasiswa yang ingin untuk belajar berbisnis, dengan menggebu-gebunya, Fourspeed Café mengubah nama dan konsep menjadi Fourspeed Nomad.

Konsep Fourspeed Nomad sendiri ialah kuliner dan mobil tua, Pampam harus rela mengorbankan Chevrolet Suburban 1962 untuk digunakan jadi lapak dagangan. “Demi teman-teman seperjuangan lainnya agar bisa terus belajar berbisnis,” sambung Pampam

Alhasil, lewat “olahan” tangan-tangan mahasiswa yang sama sekali nggak punya basic dalam pengecatan, las, dan merakit mesin, lahirlah “Si Abah Suburban” yang sampai sekarang sering kita jumpai di jalanan Bandung.

Si Abah Suburban
Si Abah Suburban

Wadah Mahasiswa

Seperti kata Pampam di awal, Fourspeed Nomad bukan sekedar jualan kenikmatan oreo goreng.  Ya, “Si Abah Suburban” seperti kelasnya para mahasiswa untuk belajar. Pampam menyebutnya “Nomad Class”.

Angkatan pertama Nomad Class berisi 10 orang, yang perlahan berkurang karena seleksi alam. Sekarang tersisa 5 orang termasuk Pampam. Untuk menjaring angkatan baru, beberapa bulan lalu Fourspeed Nomad membuka open recruitment untuk “Nomad Class 2”.

Nomad Class
Nomad Class

“Respon pas recruitment edan pisan! Kita cuman ngasih info via twitter, dan yang masukin cv itu sekitar 200 orang lebih yang daftar. Padahal yang kita butuhin cuman 5” seru pampam. Gokil!

Nggak heran, sih kalau banyak mahasiswa yang antusias. Pasalnya, emang banyak banget pelajaran bisnis yang bisa kita dapet di Fourspeed Nomad. Dari mulai belajar mengolah produk makanan, promosi , sampai marketing diajarkan di sini. Cuma caranya yang beda, nggak kaya kelas-kelas kuliah yang membosankan, hahaha…

”Kami, sih, cuma pengen ngasih edukasi, gimana caranya untuk berfikir muterin uang agar bisa survive, bisa dagang, bisa ngegaji diri sendiri,” kata Pampam bijak.

“Dan sebenernya saya juga mau ngerubah pandangan orang disini kalau sebenernya pekerjaan seperti waitress, buang sampah, cuci piring, ya keren kaya di restoran-restoran Amerika,” tambahnya.

Join?

 

 

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *