Press "Enter" to skip to content

“Encore Music! Cooperation #3”, Kemalasan yang Terus Berlanjut

Sempat libur beberapa bulan, akhirnya pada Sabtu (29/8), gelaran rutin dari kolektif Lazy ClubEncore Music! Cooperation kembali digelar. Menurut saya ada beberapa daya tarik dari acara yang menerapkan sistem arisan ini. Pertama adalah selalu menampilkan band-band yang sayang banget buat dilewatin di setiap gelarannya, kedua, harga tiket yang murah (banget), dan ketiga adalah hadirnya tenant-tenant yang menjual berbagai barang unik. Tenant yang membuka lapaknya pada malam itu adalah PopstoreindoOmuniuumTobucilCrocclatPemandangan dan Mahardika Instrument.

Line-up utama dari gelaran Encore Music! Cooperation #3 ini sebenernya cuma ada 2, yaitu Nada Fiksi dan Deugalih & Folks. Tapi atuh da ai cuma 2 mah kurang, namanya juga arisan, yaa, mesti rame. Makanya mereka ngajak DanillaMuchos Libre dan Terapi Urine buat memeriahkan gelaran ketiga Encore Music! Cooperation ini. Ajib kan line-up-nya?

Saya sampai di venueAuditorium IFI sekitar jam 6 malem. Saya kira acaranya udah mulai, etapi ternyata belum yaudah aja saya sempetin ngobrol dulu, mana ketemu temen lama lagi, jadi aja keasikan. Setelah keasikan ngobrol, akhirnya saya putusin buat masuk, dan sialnya ternyata pas saya masuk Muchos Libre lagi bawain lagu terakhirnya, Romusha, yang katanya didedikasikan untuk para member JKT48.

Ini nih yang bikin betah. Hehe.
Ini nih yang bikin betah. Hehe.

Sempet nyesel gegara nggak nonton penampilan Muchos Libre dari awal, kekecewaan saya itu langsung terobati sama penampilan dari Danilla. Dara cantik tersebut membawakan beberapa lagu yang ada di album perdananya, Telisik. Ketika Danilla nyanyi, semua penonton pada serius ngeliat ke panggung. Saya tebak penyebabnya ada dua, sih, yaitu paras Danilla yang bikin para penonton lelaki salah fokus dan juga suaranya yang syahdu.

Kemudian dilanjut sama penampilan dari Deugalih & Folks yang membawakan materi-materi dari album terbarunya. Hal tersebut bikin para penonton nggak bisa sing along sama lagu-lagu yang mereka bawain. Yaa jadinya antara senang dan sedih, sih. Setelah break beberapa saat, giliran kelompok pecinta dede-dede urban yang naik panggung. Ya! Terapi Urine!

Kelompok grindcore asal Bandung itu membuka penampilannya dengan meledakkan confetti dan melemparkan bola ke penonton. Pokoknya mah suasananya fun banget, macam pesta. “Karena sesuatu yang hype suatu saat pasti akan ditinggalkan,” ujar Adi sang vokalis ketika akan membawakan lagu terbarunya, Pasar Santa.

Tersangka dibalik suara renyah Lazyanto.
Tersangka di balik suara renyah Lazyanto.

Setelah sekitar 3 jam berlangsung, akhirnya Encore Music! Cooperation #3 ini ditutup oleh penampilan dari Nada Fiksi yang juga sempat berduet bareng Sarita Teman Sebangku dan Danilla. Selidik punya selidik ternyata di pertengahan September ini mereka bakal merilis album perdananya, lho. Wajib banget ditunggu itu mah!

Oh iya, tau Lazyanto dong? Ituloh karakter fiksi yang jadi maskot Lazy Festival. Nah ternyata Yudha Nada Fiksi-lah orang di balik suara Lazyanto. Begitu doi ngomong, para penonton langsung serentak bilang “Oooohh……”. Kebongkar deh identitasnya. Hahaha.

Yang nggak sempat nonton, jangan sedih, nonton aja Encore Music! Cooperation #4 nanti yang bakal diisi sama Sigmun dan Teman Sebangku. Sukses terus kolektif Lazy Club!

________________________________

Foto: Alfi Prakoso

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *