Press "Enter" to skip to content

Dingin-dingin Ditemenin Musik Asik di “Vert Music Campaign”

Bandung lagi dingin-dinginnya, nih, Sabtu (6/12) kemarin. Hujan melulu bikin males gerak ke mana-mana dan ingin selimutan aja di kasur huhu. Tapi pas tau ada gigs seru, jadi semangat buat ke luar rumah. Nama acaranya Vert Music Campaign dan langsung aja aku menuju Maja House. Walaupun venue-nya jauh, ya, hajar aja.

Yap, acara ini seru banget, makanya aku ngebela-belain ke sini. Suasana masih terbilang belom rame pas aku ke sana, tapi pas The Fox and The Thieves main, mulai deh tuh penonton pada dateng. Band yang udah terbentuk sejak tahun 2010 dan personilnya pada ngora ini langsung menjadi pusat perhatian karena permainan musik mereka yang ternyata keren banget.

Lima lagu mereka bawain, yakni Field of Myth, Manipulator’s March, Out of Blood & Brittle Bones, Foxes dan Deep Space Alligator. Mungkin terinspirasi dari Led Zeppelin dan Black Sabbath kali, ya, musik mereka ini bener-bener hidup, apalagi ditambah bebunyian harmonika dari Sawung Bayu, yang malam itu ikut berkolaborasi. Band ini bakal besar menurutku hehe.

Pembukaan yang berkeringat dari The Fox and The Thieves.
Pembukaan yang berkeringat dari The Fox and The Thieves.

Setelah energi bertambah karena disuguhin The Fox and The Thieves, penonton ditenangkan sama musik Lucas and AB. Permainan musik piano, gitar, dan DJ set ini membawa nuansa baru rasanya. Ini musik jazz yang menarik, bikin badan bergoyang pelan-pelan bagi yang menikmatinya atau ngerti sama musiknya. Sebagian penonton yang kurang ngerti bahkan serius banget mukanya biar dianggap ‘asik’ hahaha sebeleun. Tapi cocok banget, nih, Lucas and AB memainkan musik mereka di indoor room dengan cuaca Bandung yang dingin-dingin gemesin.

Euphoria penonton semakin memuncak dan mulai memadati venue ketika pemuda-pemuda asal Bali naik ke atas panggung. Yap, Navicula! Sebagai band penutup, Navicula udah paling cocok, soalnya band yang satu ini tuh ditunggu banget untuk tampil lagi di Bandung setelah sekian lama rasanya. Aku seneng banget, nih, tiada tara, band dengan aliran musik grunge ini ngasih energi positif lewat musik serta lirik yang sarat akan lingkungan dan sosial.

Yo tepuk tangan, yo!
Yo tepuk tangan, yo!

Lagu-lagu seperti Orang Utan, Aku Bukan Mesin, Mafia Hukum, Metropolutan, dan Televishit dibawakan dengan performa yang luar biasa. Energi dari lirik tersebut sampai kepada penonton yang ikutan nyanyi dan teriak bareng. Maja House malam itu pecah banget. Ditunggu lagi, nih, acara macem ginian, pasti bakal seru banget. Aslina.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *