Press "Enter" to skip to content

“DILIPURLARA” Sama Nadafiksi

Bandung, dengan segala keragaman musik yang dibentuk oleh kreativitas warganya. Banyak, sih, bentuknya. Salah satu bentuk dari kreativitas itu adalah Music Chamber Dilipurlara, gelaran mini konser dari Nadafiksi yang diadakan pada hari Jum’at (16/1) lalu. Lawangwangi Creative Space dijadikan venue untuk Dilipurlara ini. Enak. Pemandangan Kota Bandung yang terlihat bikin suasana malam itu makin syahdu. Akhirnya setelah waktu menunjukkan jam 7 malam, acara pun dimulai.

Awal acara kali ini nggak seperti mini konser pada umumnya, penonton diminta untuk hening dengan fokus ke arah stage, yang telah diisi dengan formasi lengkap dari Nadafiksi. Mereka nggak sendirian, karena mengajak beberapa musisi untuk berkolaborasi, seperti Arum “Tetangga Pak Gesang” dan OSK.

MCDL-PW04
Syahdu, kak..

Nggak lama, Nadafiksi mulai menyanyikan lagu pertama, dengan tambahan vokal Arum dan harmoni vokal dari OSK. Barisan Khayalan sukses membuka Dilipurlara dengan manis. Selanjutnya Dirimu Untukku yang dimainkan, penonton yang datang mulai tersenyum waktu mendengar intro dari lagu ini. Setelah itu, Nadafiksi menyapa semua yang hadir dengan hangat diselingi sedikit obrolan santai. Lanjut lagi dengan Menari di Udara dan Burung, Dilipurlara malam itu semakin manis dengan tambahan Seni Gerak oleh Wanggihoed di lagu Burung.

Di tengah acara, Nadafiksi istirahat sejenak dan bergabung bersama penonton untuk menikmati teh, kopi, dan beberapa cemilan yang disediakan, lalu kembali naik stage. Ada hal lucu di acara ini, ketika kembali naik panggung mereka nggak langsung memainkan musik. “Kami punya kuis buat teman-teman, kuisnya itu tebak lagu, jawab ya,” ucap Yudha. Semua yang hadir di sana malam itu tersenyum-senyum. Yak, jawabannya adalah lagu Bulan Sabit karya A. T. Mahmud. Muda~

Lagu burung jadi manis ditambah gerakan dari wanggihoed
Lagu Burung jadi semakin manis ditambah gerakan dari Wanggihoed.

Setelah berbincang dan bermain kuis, lanjut lagu Bunga Matahari dilanjutkan dengan Bunga Anggrek yang menjadi lagu ke-5 dan 6. Lagu selanjutnya di setlist ada Pulang, dan lagu Seketika menjadi penutup Dilipurlara, yang dimainkan dengan sangat apik. Akhirnya acara malam itu selesai dengan senyum lebar yang terlihat dari penonton yang hadir. Sampai jumpa di lain kesempatan, Nadafiksi!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *