Press "Enter" to skip to content

Dengarkan Karya Perdana Ash-Shur, Unit Experimental Gypsy Rock yang Filosofis

Kata orang, mereka yang mendengarkan musik akan memiliki mental yang kuat, emosi yang tenang, dan hidup lebih nyaman. Bisa jadi beneran, seenggaknya begitu kata psychologytoday hehehe. Makanya, cobain dengerin banyak musik yang baru dan bagus-bagus. Salah satu yang bisa kamu coba dengerin adalah Ash-Shur, yang beberapa waktu lalu baru aja merilis single perdana dengan judul I See The Tree.

Ash-Shur, kata dalam bahasa Arab yang berarti Sangkakala, terpilih sebagai nama band karena mudah didengar dan juga cocok dengan situasi terkini. Iya, kan katanya zaman sekarang tuh diyakini oleh sebagian orang sebagai tanda akhir zaman. Terbentuk di Bandung sejak 2016, kenalin, nih, ada Andi William (gitar, vokal), Galih Dwi Rizki (gitar), Daniel Pratama (bass), dan Gifran Aria (drum).

Mereka memainkan musik experimental gypsy rock, yang sederhananya bisa dianggap sebagai progressive rock. Di lagu ini mereka bermain dalam eksperimentasi musik vintage dengan nuansa gipsi era 70-an yang cukup kental. Sepanjang lagu kita bisa mendengar tempo yang tiba-tiba berubah, bergejolak dan dinamis gitu deh.

Dikonfirmasi oleh Andi William yang akrab disapa Panda, lagu ini sebetulnya materi lama, tapi akan selalu relate dengan kehidupan, karena keripuhan akan selalu ada. I See The Tree menceritakan kehidupan dalam pemikiran yang abstrak, lalu mereka kemas pemikiran dan perasaan itu dan kemudian dituangkan pada sebuah karya musik.

Kesemuanya itu mereka analogikan seperti pohon yang berdiri, sendiri di lautan lepas dihempas ombak. Nggak masuk akal, sama kayak kehidupan dan segala permasalahannya. Ya, pohon ini semacam keyakinan, tree of life, diterjang sekuat apa pun akan kokoh seperti harapan. Sangat tergambar pada lirik lagu yang mereka buat, “I see the tree on the sea, falling from the tree? You said I was spawy form the tree? I’m craving something to eat and being tree.

Proses recording dilakukan di Red Studio, dibantu sentuhan tangan dari Mas Hadyan si saysay. Pembuatan artwork dibantu oleh Andhiko Utomo. Karya perdana Ash-Shur ini bisa jadi soundtrack hidup kamu yang suka menghayal dan berfilosofi.

I See The Tree sudah bisa didengarkan di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, Joox, dan YouTube. Enjoy, mang!


Twitter: @ashshurband

Instragram: instagram.com/ashshurband