Press "Enter" to skip to content

Cooking Up Something Good di “Mac DeMarco Live in Jakarta”

Nggak ah, nggak mau mengawali artikel ini dengan bilang kalau malam Jum’at tuh identik sama yang serem-serem. Soalnya malam Jum’at kemarin alias Kamis (22/1), Jakarta diguyur hujan dari pagi. Itu jelas ngeselin dan nggak Kliwon. Naon. Tapi itu nggak menghentikan orang-orang, terutama para muda-mudi buat datang ke The Foundry Number 8. Termasuk aku, yang rela datang dari seberang samudera.

Karena apa? Karena malam itu ada pertunjukan dari Mas-mas teler kesayangan, Mac DeMarco! Mac DeMarco yang terkenal lewat aksi panggungnya yang slengean dan nyeleneh ini menyempatkan datang ke Indonesia sebelum bertolak ke Laneway Music Festival 2015 di Singapura. Yuhuw, mari berterima kasih kepada Prasvana dan STUDIORAMA yang sudah memboyong Mas DeMarco dan temen seperband-annya ke sini dalam Mac DeMarco Live in Jakarta!

Pertunjukkan ini dibuka jam setengah 8 malem dengan penampilan apik dari Jirapah, band lo-fi asal Jakarta yang drummer-nya baru aja berulangtahun (#info!).  Dengan crowd yang atraktif saat itu, dimaklumi aja ketika single Crown mereka yang syahdu nggak dibawain. Tappppi, mereka berhasil jadi opening act yang baik karena sukses bikin semua penonton goyang dengan lagu-lagu lama dan baru mereka, seperti Stay Loud. Jadi nggak sabar menunggu catchy tunes mereka lewat rilis albumnya!

Jirapah as opening act
Jirapah membuka konser dengan manisss.

Setelah Jirapah tampil, ada jeda yang lumayan lama sebelum Mac DeMarco dan barudaknya naik ke stage. Maka saya memutuskan untuk ke booth merchandise. Karena si racap alias si pacar nitip dibeliin kaos dan vinyl (part yang ini bisa di-skip karena sesungguhnya saya nggak berpacar, hiks, hhe). Seneng sekali ngeliat CD dan vinyl dari 2 album Mas Mac, 2 (2012) dan Salad Days (2014), dijual dengan harga yang nggak pricey. Nggak cuma itu, poster, kaos, dan totebag acara ini juga tersedia di booth merchandise.

After the long wait (dan sempat nongol sebentar sebelum masuk lagi), akhirnya Mac Demarco cs. muncul di panggung! Yay! Ngga perlu menunggu lama, Salad Days langsung dibawain dan semua penonton ikut nyanyi bareng. Beruntung, Mas Mac dan cs-nya bukan Mas-mas yang pelit ngomong. Ya, Pierce McGarry (bass), Andy White (gitar/keyboard), dan Edwin White (drum), ngoceh dan bercanda melulu tiap jeda pergantian lagu. Nggak akan disebutin di sini mereka ribut ngebecandain apa, soalnya materinya 18 tahun ++. Meeheehee.

Nggak ketinggalan ketika ada penonton yang tiba-tiba ngelempar rokok buat Mac. Yang kemudian malah penonton jadi berlomba-lomba ngelempar rokok ke panggung. Penonton sebelah ada yang nyeletuk, “Haha ini lagi nonton Srimulat apa, ya?”. Setelah dihujani berbungkus-bungkus rokok, Mac pun akhirnya nanya, “Do you mind if I smoke?” dan doi pun ngudud di panggung hehehe. Anyway, Mas McGarry juga dancey sekali anaknya dan sambil ngebetot bass kakinya selalu joget ngikutin beat lagu.

Nggak cuma ngebawain lagu-lagu yang ada di album 2 dan Salad Days seperti The Stars Keep Calling My Name, Blue Boy, Cooking Up Something Good, Brother, Freaking Out The Neighborhod dan Still Together, Mac DeMarco juga ngebawain lagu dari EP Rock and Roll Night Club (2012), yaitu I’m A Man. Dan seneng sekali karena selama lagu-lagu tersebut dibawain, semua penonton selalu ikut sing-along!

Blue boy kesukaan kita semua, Mac DeMarco
Blue boy kesukaan kita semua, Mac DeMarco!

Selama hampir 2 jam, momen paling epik selain sing-along Still Together adalah ketika Mac DeMarco tiba-tiba nyanyiin Candle in the Wind-nya Elton John kemudian dilanjut Du Hast-nya Rammstein. Bahkan Mac DeMarco sempet terjun ke arah penonton buat crowd surfing. T-e-r-e-p-i-k!

Ketika Still Together didaulat sebagai lagu terakhir dan mereka sempet pasang aksi dadah-dadah, penonton masih momogi alias mau mau lagi, maka apa yang dilakukan selain teriak “we want more” dan “wiwawo“. Beruntung, Mac DeMarco kembali lagi ke panggung dan coba tebak lagu apa yang mereka bawain buat encore? Enter Sandman-nya Metallica! Dan moshing pun nggak bisa ditolak. Tentu, seneng sekali bisa mengawali 2015 dengan gig yang super menyenangkan ini. Yakin sekali bahwa semua yang datang pasti bahagia sampai rumah, karena, mengutip (dengan gubahan sedikit) salah satu lagu Mac DeMarco, “they have cooked up something good with Mac DeMarco“!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *