Press "Enter" to skip to content

Boyhood (2014): Bukan Cuma Tentang Menjadi Dewasa

Satu lagi dari sutradara langganan film-film coming-of-age, please welcome Richard Linklater! Setelah dibikin gemes sama percakapan-percakapan “dalem” di Before Trilogy (Before Sunrise, Before Sunset, dan BeforeMidnight), tahun ini lagi-lagi kita dibikin tercengang sama Linklater karena Boyhood. Dari tagline-nya sendiri, “12 Years In The Making“, harusnya, sih, udah bisa ditebak kenapa. Jadi proses pembuatan film ini adalah 12 tahun, ya, bayangin shooting-nya emang hanya 39 hari tapi dilakuin selama 12 tahun dengan cast yang sama.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kok, bisa myluf 12 tahun? Alasannya adalah karena Boyhood sendiri inti ceritanya adalah perkembangan seorang bocah laki-laki dari masih kecil sampai beranjak dewasa, dan gimana lingkungan di sekitar doi mempengaruhi proses growing up-nya. Linklater kepengen kalau cerita tentang “growing up” ini terjadi secara “real time”, makanya shooting-nya pun 12 tahun. Jadi shooting dilakukan ketika umur si tokoh utama masih 6 tahun sampai umurnya 18 tahun. Rang gila ye.

Film ini dimulai dengan  lagu Yellow dari Coldplay dan scene di mana Mason (Ellar Coltrane), seorang bocah lelaki 6 tahun sedang bobo-bobo di rumput seperti tampak pada poster film ini. Keluarga Mason terdiri dari ibunya (Patricia Arquette) yang seorang single-mom, dan kakak perempuannya, Samantha (Lorelei Linklater). Ayah Mason (Ethan Hawke) udah lama cerai dari ibunya dan menetap di Alaska. Selanjutnya, cerita hidup Mason nggak akan sama lagi. Eh kenapa, sih? Kenapa dong? Kok kentang? Selanjutnya, sih, lebih baik ditonton sendiri karena yang saya bahas tadi baru sepersekian dari film ini.

Banyak percakapan lucu yang terjadi dari jarangnya frekuensi ketemu mereka dengan ayahnya. Contohnya aja di scene ketika mereka ketemu lagi sama ayahnya di masa Samantha udah beranjak remaja dan punya pacar. Ayahnya yang agak bete karena nggak diberi tahu langsung sampai bilang, “I learn more about her from her Facebook page than I do from our scintillating conversation“. Cukup menggelitik dan nyentil sanubari, hehe. Duh, kan, jadi spoiler.

Mason kecil sampai Mason otw gede
Mason kecil sampai Mason otw gede.

Boyhood sendiri ceritanya masih panjang bersamaan dengan masuknya masa remaja Mason, jatuh cinta, ketemu passion-nya di dunia seni dan fotografi, dan beberapa peristiwa penting yang terjadi di masa peralihan hidupnya menuju dewasa. Semacam timelapse perjalanan hidup satu bocah menuju dewasa.

Di balik proses shooting yang makan waktu lama itu, kebosanan pasti nggak bisa dihindari. Pacaran 5 bulan aja bisa bosen, nah ini shooting 12 taun. Kok bisa commit gitu, sih? Cieileh commit, commat-cammit meureun. Euh, nggak lucu. Fun trivia is, pemeran si Samantha, Lorelei Linklater, yang juga anak dari Richard Linklater, sebenernya pernah ambekan juga di masa 12 tahun syuting film ini. Ada suatu masa di mana dia bete banget ketika harus shooting dan dia pengen karakter Samantha dibikin mati aja. Hehe untungnya, sih, betenya nggak berkelanjutan.

Satu yang pasti, kalau nonton Boyhood kamu nggak cuma diajak ngikutin perjalanan dari proses boyhood menuju manhood. Kita juga diajak ngeliat transisi dari Nintendo Wii ke X-Box, Bush ke Obama, sampai Oops I Did It Again-nya Britney Spears ke Telephone-nya Lady Gaga. Anyway, soundtrack-nya Boyhood juga enak-enak! Pengisinya mulai dari Vampire Weekend, The Flaming Lips, Cat Power, Phoenix, Arcade Fire, sampai Gotye. Makanya 165 menit menonton film ini pun nggak akan dibuat bosan. Selain itu Ethan Hawke-nya udah jadi bapak-bapak juga gantengnya nggak abis-abis, hehe.

Yang pasti, dari Boyhood saya belajar kalau proses hidup, tuh, nggak cuma ups and downs-nya aja. Bahkan ada quote caem dari Boyhood yang cocok sama tema editorial ROI! bulan ini, bunyinya: “It’s not what happens. It’s how we adapt”. Nah berhubung 2014-nya belum habis (terus film ini termasuk yang diomongin orang-orang dan di mana-mana banyak masuk ke daftar Top 10 Movies tahun ini), jangan lupa segera unduh Torrent-nya sebelum semuanya terlambat, beb!

 

Sutradara : Richard Linklater

Penulis : Richard Linklater

Durasi : 165 Menit

Genre : Drama

Pemeran : Ellan Coltrane, Lorelei Linklater, Ethan Hawke, Patricia Arquette

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *