Press "Enter" to skip to content

Bersenandung Ria di “Government Art Show”

Lapangan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Padjajaran, pada Sabtu (13/09) mendadak penuh, kirain ada apa gitu ngumpul-ngumpul rame kayak nonton kebakaran. Eh ternyata, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unpad menyuguhkan pentas seni, yaitu Government Art Show. Acara ini merupakan acara tahunan dari HIMA Ilmu Pemerintahan gitu, sih, katanya.

Langsung aja deh, acaranya mulai pukul 4 sore, dibuka oleh band asal Bandung Selatan bernama Seiring Waktu Berjalan, yang mengusung genre folk dengan tema nostalgia dan membawakan lagu Sepanjang Jalan Kenangan. Kurang keinget mantan apa lagi coba. Abis itu, dilanjutin sama band beraliran blues-ambisius, Soul Heart Feel dari Fakultas Psikologi Unpad.

Joged unique dari Olegun.
Joged unique dari Olegun n de Gobs.

Nah, ada band yang menarik perhatian saya kemarin, yaitu Sarhytme asal Cijerah. Bacanya jangan saritem, ya, jauh soalnya. Mengusung genre ska disambut dengan warna yang jenaka, soalnya mereka meng-cover lagu Tuyul dan Mbak Yul. Enerjik lah dan enak diliat pokoknya, tapi sayang kepotong sama adzan.

Sehabis maghrib, acara dimulai lagi dengan penampilan Dusta 64, Olegun n de Gobs, sama group dance dari Unpad, Padja Dance. Yang terakhir, sih, kesenengannya kaum Adam. Bukan segerombolan bapak-bapak berkumis lebat, ya. Tapi sayang kontennya nggak bisa diunggah kesini, soalnya NSFW. Nggak deng. Tapi iya juga, sih.

Semakin malam, semakin ramai. Dilanjut dengan penampilan dari Texas Los Cigarettes, Pipepole, dan POVO yang membuat saya keringetan karena suguhan lagu-lagu dari mereka yang upbeat. Lalu ada Nasadira, dengan genre yang bisa dibilang pop tapi sendu plus kedengeran efek-efek gaung gitu lah. Vokalisnya gemayyy hihi. Jadi pengen minta nomer hapenya.

Teduhnya malam mingguan bareng Payung Teduh.
Teduhnya malam mingguan bareng Payung Teduh.

Udah dibikin rileks, akhirnya raja terakhirnya muncul. Yak, Payung Teduh! Mereka berhasil membuat panas kembali, tapi disini yang panas hati, bukan atmosfernya. “Nangor malem ini lagi cantik-cantiknya,” kata mas Is, sang vokalis. Emang bener, sih, cantik-cantik tapi pada berpasangan. Apalagi pas mereka bawain Resah, banyak yang sing along tapi pada pake perasaan semua, miris liatnya. Atau saya aja yang sensi liatnya.

Pokoknya, Government Art Show ini berhasil membuat malam minggu para jomblo nggak garuk-garuk tanah di kosan. Semoga sukses terus buat HIMA Ilmu Pemerintahan, and keep up the good work!

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *