Press "Enter" to skip to content

Berkenalan dengan White Chorus melalui Mini Album “Happysad”

Dalam beberapa tahun ke belakang, musisi lokal yang membagikan karyanya melalui Soundcloud agaknya mengalami penurunan. Nggak nemu risetnya, sih, ya aku sok tau aja dulu. Tapi, semenjak hadirnya Spotify, mereka-mereka ini tentu lebih condong menaruh karyanya di sana. Biasa lah, eksposur. Padahal musik-musik enak, bahkan sampai sekarang, banyak bertebaran di layanan streaming musik digital seperti Soundcloud dan Bandcamp.

Waduh, prolognya panjang amat. Solo project dari tiap individu sebetulnya bisa jadi modal baginya untuk bisa bilang ke individu lainnya; “collabs yuk, bro.” Mungkin itu yang terjadi di antara Emir Mahendra alias Analog Chorus (bass, gitar, drum, synthesizer) dan Clara Friska Adinda alias White Skeleton (vokal, synthesizer). Padahal mah emang pada pacaran aja. Keduanya kini tergabung dalam proyek musik bernama White Chorus, memainkan musik dreampop yang manisnya seperti panenka penalty kick Andrea Pirlo. Sori.

Pertengahan April lalu, White Chorus merilis mini album perdana bertajuk Happysad. Berisi dua buah lagu, Happysad seperti kelas pertama di awal semester perkuliahan, di mana si dosen ngasih tugasnya sedikit dulu. Jadinya (mungkin) masing-masing cuma dapet tugas bikin satu lagu untuk karya perdana ini.

Dikutip dari siaran pers, Happysad bercerita tentang perjalanan romansa remaja yang lugu. Proses rekaman dilakukan di Sumarsana Recording Chamber, dan untuk mixing-mastering dikerjakan oleh Muhammad Rashief. Sedetail apa pun White Chorus mengisahkan inti Happysad, tentu pendengar bebas memaknainya. Termasuk aku. Hahahaha.

Trek pertama dibuka dengan Story of Teenage Love. Mendengarkannya, kayak lagi dateng ke perayaan ulang tahun temen cewek yang lucu banget, dengan balon warna-warni seperti yang divisualkan dalam cover album. Lalu sang birthday party planner memutarkan lagu ini dan bergembiralah para tamu undangan sambil mencicipi permen susu White Rabbit. Sementara cowok yang ngeceng si cewek ini mesem-mesem, “ini lagunya buat aku gitu ya?” It’s all blurry, and it’s all blurry, bright and blue for you~

Nomor selanjutnya berjudul Stupid. Ya rangkaian acara selanjutnya lah. Buka-bukain kado, harapan di tahun yang baru, sambil beberapa tamu pamit pulang. Terus si cowok malah melakukan kesalahan fatal dengan nembak si cewek. Ya ditolak. Kata ceweknya, “nanti ajalah ini aku lagi seneng-seneng jangan rusak mood aku.” Hehehe berlebihan gini.

Bagaimanapun, Happysad sudah sangat cukup untuk mereka mengenalkan diri kepada khalayak ramai. Kini kamu bisa menikmatinya di Spotify, iTunes, atau Deezer. Untuk kamu-kamu yang masih merasa ini semua kurang manis, silakan tonton video lirik Story of Teenage Love di bawah ini. Jangan kebanyakan ah, bisi diabetes.

________________________________

Twitter: @vvhitechorus

Instagram: instagram.com/whitechorus

Comments are closed.