Press "Enter" to skip to content

Berbagi untuk Tunanetra melalui “Ngetik Keroyokan”

Minggu biasanya identik dengan matahari, namun nampaknya matahari nggak mau menampakkan wajahnya pagi itu. Walaupun matahari masih bersembunyi di belakang awan, tapi hal tersebut nggak menyurutkan semangat teman-teman untuk mengikuti kegiatan Ngetik Keroyokan, Minggu (18/1) kemarin, yang bekerja sama dengan Tobucil dan Komunitas Taman Kota. Acara charity ini mengambil tempat di sebuah taman yang nyaman dan nampak membuat aku seperti pemusik padahal mah nggak. Iya, kita duduk-duduk santai, mengetik, berdiskusi di Taman Musik Centrum dari jam 10 pagi sampai waktu memisahkan kita.

Kegiatan Ngetik Keroyokan ini semula hanya ada di Jakarta aja yang diadakan oleh teman-teman dari Fellowship of Netra Community (Fency). Namun ada satu orang yang nggak bisa tinggal diam dan merasa bahwa banyak orang di Bandung yang juga ingin melakukan kegiatan yang sama. Yes, Mbak Reita Ariyanti atau biasa di panggil dengan nama Rere. Re re re re re.

keroyokan yang nggak menimbulkan korban
Keroyokan yang nggak menimbulkan korban.

Jenis kegiatan ini merupakan jenis kegiatan berbagi yang berbeda. Di mana kita mengetik ulang buku secara bersama, yang hasilnya akan dijadikan buku braille untuk teman-teman tunanetra. Setiap sukarelawan cukup mengetik empat halaman buku aja. Kalau satu orang dapet empat halaman, gimana kalau banyakan, bisa jadi ratusan halaman, kan? Jadi, kalian masih bisa ikut berbagi walaupun kalian nggak punya money, karena kalian bisa mengetik untuk mereka yang cara membacanya berbeda dengan kita. Berjejaring sembari berbagi, what a nice Sunday!

“Kita dikasih kemudahan untuk melakukan apa pun dan saya juga pengen berbagi apa yang saya suka, berharap mereka juga merasakan pengalaman yang saya rasakan dalam membaca buku-buku ini,” kata Mbak Rere yang juga berprofesi sebagai editor penerjemah novel fiksi. Makanya, buku-buku yang diketik ulang di kegiatan ini semuanya buku fiksi, karena buku-buku yang digunakan semuanya punya Mbak Rere.

Mak, aku mau baca buku pliz yah.
Mak, aku mau baca buku pliz yah.

Kegiatan ini diikuti oleh beragam jenis orang, ada yang mbak-mbak bule dari daerah timur tengah, ibu-ibu, bapak-bapak, anak muda, dan anak muda banget yang menjadi sukarelawan termuda di kegiatan tersebut. Ih, masa kamu kalah sih, anak kecil aja udah mau berbagi. Selain kegiatan Ngetik Keroyokan, ada juga kegiatan Sekolah Taman yang rutin diadakan oleh Komunitas Taman Kota.

Masih ingin ikutan Ngetik Keroyokan? Yuk, dateng aja ke Tobucil pada hari Sabtu ini tanggal 24 dan 31 Januari 2015 jam 3 sore, terus ketemuan deh sama Mbak Rere. Asli, ramah pisan! Siapa tau ada kegiatan berbagi yang lainnya lagi. Siapa bilang berbagi itu sulit, gampang kok! Yuk atuh join.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *