Press "Enter" to skip to content

Berbagi Inspirasi Seputar Film Pendek di “Saturday Night Flix”

Halo warga kreatif yang necis abis! Lagi pada ngaps, nih? Semua orang juga udah pada tau keleusss, kalau hari sabtu tuh, harinya orang pacaran. Pamer memadu kasih dan kaum jomblo ngumpet di bawah kasur. Hahahaha. Sad. Santai kok, kali ini saya nggak bakalan ngebahas percintaan atau ramalan zodiak yang bikin situ cengar-cengir sendiri, tapi nggak sesuai sama realita yang dijalanin.

Di hari Sabtu (5/3) yang dibumbui hujan romantis, saya jalan-jalan ke daerah kosambi dan kebetulan lewat jalan Gudang Selatan. Pas liat ke arah Spasial, taunya lagi ada acara Saturday Night Flix yang digagas sama anak LKM Unpar. Jadi penasaran, nih, ada apa aja, sih, di dalemnya. Daripada bengong nggak jelas di pinggir jalan kayak orang jomblo, eh maksudnya kayak orang linglung. Nggak ada salahnya juga kan buat masuk ke dalam. Kali aja bisa nambah-nambah ilmu atau ketemu cewek cantik. Kiwwwww! Canda ketang. Hihihi.

Masuk-masuk, udah pada ngariung.

Ternyata acara Saturday Night Flix ini tuh merupakan pre-event dari acara PARADOX yang tergabung dalam Satura 2016, braderr! Sebelum nanti singgah ke acara puncak, alangkah baiknya pemanasan dulu dong di kegiatan ini. Misi dari acara yang cakep ini, selain menjadi wadah bagi para pecinta film pendek, pastinya juga buat ngasih tau bakalan ada acara puncak yang lebih meriah lagi di bulan April nanti. Cess. Ahh, yuk, kosongin jadwal!

Acara pertama dibuka dengan pemutaran film-film pendek karya mahasiswa dari berbagai kampus ternama di Indonesia, kayak dari CC Unpad dengan judul film Kopi Malam, LFM ITB lewat karyanya Hello dan Dominasi, serta Fiagra UGM yang berjudul After Party. Sumpah filmnya seru-seru semua. Setelah pemutaran film, acara dilanjutin dengan musikalisasi puisi yang diisi oleh Fiqih, Lutfhan, Gilang, dan Hedi Ginanjar. Pembawaannya yang gagah nan suara lantang, ngebuat orang yang ngedengerinnya seakan ikut larut dalam cerita puisinya. Merinding, boss!

Coba aku yang main film sama teteh itu…

Setelah dimanjakan dengan film dan puisi yang keren, deretan acara pun diteruskan dengan diskusi hangat, bareng Bang Sidi Saleh (DOP of Blind Pig Who Wants To Fly). Di sela-sela diskusi yang menarik, Bang Sidi ngejelasin bahwa makna dari film pendek adalah media ekspresi, media yang bisa dipakai sebagai penyampaian pesan, unek-unek atau suatu kritikan yang nggak bisa diungkapin dengan kata-kata. Prestasi Bang Sidi di dunia perfilman pun terbilang membanggakan, do’i pernah menang lomba festival film pendek di kancah luar negeri. Wowww, salut! Akhirnya, perhelatan Saturday Night Flix pun ditutup dengan pemutaran film Blind Pig Who Wants To Fly karya Edwin dari BABIBUTAFILM.

Sooooo, buat kalian yang emang suka bikin film pendek atau tertarik di dunia perfilman, jangan lupa dateng ke acara puncaknya, PARADOX, yang akan digelar pada tanggal 16 April 2016. See you Movie Maker!

                                                                                

Teks & Foto: Regi Fery Pratama

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *