Press "Enter" to skip to content

Beraksi di Dunia Pendidikan lewat “Kelas Inspirasi Bandung”

Hidup tuh, nggak bisa jauh-jauh dari inspirasi yah. Salah satu cara untuk terinspirasi adalah dengan mengikuti gerakan Kelas Inspirasi (KI). Nah, gerakan ini tuh ‘memaksa’ para professional untuk berbagi pengalaman cerita dengan anak-anak SD. Berhubung aku kepo banget sama gerakan ini, akhirnya aku ngobrol sama Kang Ibam yang jadi penggagas Kelas Inspirasi di Bandung. Tapi, sayangnya nggak bisa ketemuan langsung nih, akhirnya bisa lewat surel aja deh.

Kelas Inpirasi ini berawal  dari teman-teman Indonesia Mengajar dan beberapa profesional yang ingin berkontribusi pada pendidikan Indonesia, lahirlah konsep Kelas Inspirasi. Gerakan pertamanya diadakan pada tanggal 25 April 2012 di Jakarta. Di Bandung sendiri, gerakan ini sudah berlangsung selama 3 tahun.

Masa depan Indonesia ada di tangan generasi penerus. Saat ini, ada begitu banyak kesempatan untuk punya manfaat, maka ambilah! Karena mendidik adalah tanggungjawab setiap orang terdidik. Saat teman-teman terlibat, percayalah, justru kita yang akan banyak belajar dari setiap momen yang terjadi.

Tujuan dari Kelas Inspirasi ini ada dua, yaitu menjadi wahana bagi sekolah dan siswa untuk belajar dari para profesional, dengan harapan cerita dari para profesional tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka. Serta agar para profesional, khususnya kelas menengah secara lebih luas, dapat belajar mengenai kenyataan dan fakta mengenai kondisi pendidikan kita. Yang menarik, di Bandung muncul beberapa gerakan, yayasan dan kegiatan yang bergerak dibidang pendidikan karena pegiatnya dipertemukan di KI Bandung.

Kelas Inspirasi ini bukan jawaban utama dari masalah pendidikan yang begitu banyak. Perlu inisiatif-inisiatif lainnya sampai akhirnya masalah pendidikan di Indonesia dapat ditangani seluruhnya,” nah itu kata Kang Ibam. Gimana tuh warga kreatif, tertantang nggak nih?

Saat pertama kali KI Bandung diadakan, ada beberapa kendala yang dilalui oleh Kang Ibam, salah satunya dianggap sebagai yang jualan LKS. Hmmm. Menurutnya, tantangan terberatnya itu adalah untuk memberikan penjelasan sesederhana mungkin kepada pihak sekolah, karena belum adanya kisah sukses pelaksanaan KI di Bandung. Tapi, akhirnya, semua blusukan-blusukan yang diadakan pun membuahkan hasil, KI Bandung yang pertama berhasil diselenggarakan tanggal 20 Februari 2013 dengan 165 relawan di 22 sekolah di kota Bandung.

“Respon masyarakat sejak pertama kali Kelas Inspirasi Bandung ini diadakan positif. Di setiap tahunnya, bisa selalu mendapatkan relawan, dan kita sampai harus menseleksi karena ada keterbatasan daya tampung. Walau nggak jarang, ada juga yang menyangsikan kegiatan ini, mulai dari ‘kok cuman sehari?’, ‘emang sehari ngaruh?’, dan sebagainya. Di Kelas Inspirasi Bandung pertama, kita tidak melibatkan pemerintah sama sekali, sedangkan dari pihak sekolah, guru, siswa dan orang tuanya, antusias! Seluruhnya merespon positif, malah mengajak kita untuk bisa turun setiap bulan atau datang terus setiap tahun. Alhamdulillah,” tutur Kang Ibam. Jadi ikutan semangat yah!

Saking berhasilnya gerakan ini, selama tiga tahun berjalanan Kelas Inspirasi Bandung, jumlah relawan yang terlibat terus naik dari tahun ke tahun. Tahun 2015 kemarin (Pelaksanaan KI Bandung #3), melibatkan 79 sekolah dengan 552 relawan pengajar dan 183 relawan dokumentasi. Momen paling menarik di KI Bandung adalah, saat relawan yang berasal dari berbagai kalangan, profesi dan usia, dikelompokkan dan harus mempersiapkan kegiatan selama ±10 hari. Aada proses bounding yang kuat didalamnya. Nah, relawan yang turun ke sekolah ini akan didampingi oleh relawan fasilitator. Relawan fasilitator ini akan memastikan keberjalanan persiapan dan  pelaksanaan Kelas Inspirasi di masing-masing sekolah.

Kata Kang Ibam, selalu ada kejadian menarik di setiap pelaksanaan KI Bandung. Ada momen dimana relawan yang menurut KI profesinya sangat oke dan bonafit, begitu sampai di sekolah, adik-adik justru mengenali profesi ini dengan profesi yang biasa mereka lihat sehari-hari. Contohnya, ada relawan berprofesi pilot yang sudah pake baju rapih, gagah, gagah pakai topi keren, begitu adik-adik ditanya, mereka serentak menjawabnya dengan ‘satpaaaaaaaam’. Ada juga relawan yang bekerja di perusahaan pengolahan minyak negara yang logonya ‘P’, begitu adik-adik melihat pengajarnya dibajunya ada logo tersebut, serentak mereka jawab ‘pegawai SPBUUUUU’. Yahahaha, karunya ih.

Buat warga kreatif yang mau menginspirasi juga, Kang Ibam ngajakin tuh, katanya KI Bandung #4 mau dilaksanain bulan Februari 2016. Mereka sangat terbuka kalau warga kreatif ada yang mau terlibat bantu KI, turut menyelesaikan sedikit permasalahan pendidikan di Bandung. Sok atuh menginspirasi warga kreatif.

Kang Ibam berharap, agenda pendidikan KI bisa lebih banyak dan punya manfaat lebih, Sekarang ini, sudah banyak ide yang muncul dan sedang dalam tahapan perencanaan dan juga mencari jejaring yang bisa membantu KI, agenda ini nantinya akan dijadikan agenda yang dikerjakan selepas hari inspirasi. Untuk Kelas Inspirasi-nya sendiri, KI berharap bisa memperluas cakupan pelaksanaan, jumlah SD yang KI datangi semakin banyak, dan relawan yang terlibat bisa lebih banyak dan beragam lagi jenis profesinya. Aamiin!

_____________________________

Kelas Inspirasi Bandung

Website: www.kelasinspirasibandung.org
Email: kelasisnpirasibdg@gmail.com
Twitter: @klsinspirasibdg
Instagram: @klsinspirasibdg
Facebook Page: Kelas Inspirasi Bandung

Foto: Dok. Kelas Inspirasi Bandung

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *