Press "Enter" to skip to content

“Bandung Reborn United 2014”, Wahana Liar di Akhir Pekan

Bandung, kota dengan julukan kota kreatif ini sepertinya memang nggak pernah kehilangan bibit-bibit kreatifnya, terutama dalam bidang seni musik. Sehingga tak ayal jika memasuki akhir pekan, kota ini nggak pernah sepi event. Bandung Reborn United salah satunya, yang digelar pada Sabtu (27/12) kemarin.

Event musik hasil gagasan komunitas kreatif bernama Hayam Djago ini menjadi salah satu event yang mampu menarik perhatian saya untuk bisa hadir menyaksikan sajian-sajian musik dari beberapa band berbahaya, macam Rotten To The Core, Glosalia, Under 18, hingga Sendal Jepit. Meski diadakan di tengah guyuran hujan, namun acara yang mengambil tempat di Antropark, Jalan Ir. H. Djuanda No. 52 ini nggak sepi penonton. Wew, iyalah orang acaranya indoor. Oke, karena hujan, saya pun datang pas Rotten To The Core lagi prepare.

Rasa syukur langsung saya panjatkan, karena saya nggak kehilangan momen untuk bisa menyaksikan aksi brutal salah satu unit punk legendaris Kota Bandung ini. Menghajar dengan nomor-nomor andalan mereka macam Ga Peduli, Blind Story, hingga Police On My Back. Rotten To The Core pun berhasil membuat venue menjadi sebuah wahana neraka.

Enak
Mari bershalawat.

Tanpa basa-basi, giliran Under 18 yang naik panggung. Suasana semakin menggila, beberapa penonton berjingkrak riang hingga beberapa dari mereka tersungkur menghantam monitor sound. Puas siah! Under 18 menutup penampilan apiknya dengan lagu andalannya berjudul Bandung Brotherhood.

Selanjutnya adalah Roots yang berkesempatan untuk mengambil alih panggung. Sebenarnya saya sedikit heran dengan konsep musik mereka yang sekilas terdengar mencampur adukan unsur musik reggae dengan nuansa cadas heavy metal. Jadi kumaha eta teh? Mereka memainkan beberapa lagu, yang jujur aja saya nggak hapal judul-judulnya. Tapi, jujur lagi, musik mereka beda dan asyik untuk didengar.

Sekarang giliran Glosalia. Project anyar dari Cuki (Tcukimay) ini berhasil membawa suasana kesyahduan dengan musik industrial yang mereka bawakan. Ngeliat mereka main kayak lagi liat Tool, aseli deh nggak pake boong. Forgotten Generation pun ditunjuk sebagai penampil selanjutnya. Penonton kembali merapatkan barisan dan membuat moshpit kembali memanas.

Betot, bossku!
Betot, bossku!

Nah, kini giliran Sendal Jepit, nih. Widih, saya serasa nostalgia liat mereka manggung lagi. Sendal Jepit tampil dengan membawakan beberapa lagu andalan mereka seperti Goodbye, Cowboy, Watch Around, dan Your Face tanpa cacat. Sendal Jepit menutup penampilan mereka dengan lagu berjudul Nina.

G N G tampil sebagai penutup dalam acara Bandung Reborn United 2014. Enak, sih. Bikin saya berkeringat senang-senang. Pokoknya, nuhun pisan Hayam Djago. Ditunggu event segar selanjutnya!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *