Press "Enter" to skip to content

AstoneA: Live at Dasawarsa Pertama

Senyawa, unit etnis kontemporer asal Yogyakarta, menggelar hajatan akbar dalam rangka merayakan perjalanan bermusik mereka yang telah menginjak usia sepuluh tahun.

Helatan di Kota Bandung terintegrasi dengan event Selasar Musik Vol. 2, sebuah program kolaborasi antara Selasar Sunaryo Art Space dan Liga Musik Nasional, serta masuk dalam program Limunas Special Show. Syarikat Dagang, proyek kolaboratif antara Ruru Shop dan Omuniuum, juga berperan penting atas terselenggaranya Senyawa: Dasawarsa Pertama.

Dalam babak di Bandung ini, Sabtu (18/1), AstoneA didapuk menjadi pembuka pentas. Kelompok seni yang terbentuk di tahun 2003 ini ‘dibangkitkan’ dari hiatus. Panggung kali ini momentumnya tepat, karena rasanya belum ada lagi band lokal Bandung yang bisa mengimbangi Senyawa dalam konsep dan penerapannya.

AstoneA menyajikan pertunjukan seni yang intens; menggabungkan visual, bebunyian, aksara, pertunjukan, dan apa pun itu ke dalam kesatuan yang utuh. Output yang mengagetkan namun bukankah di situ letak seninya? Sampai bertemu lagi di panggung selanjutnya yang entah kapan itu bakal terlaksana.


Ulasan lengkap: Ikrar Senyawa di Dasawarsa Pertama