Press "Enter" to skip to content

Assassination Classroom (2015): Bunuh Wali Kelasmu dan Kamu Dapat Hadiah

Pernah kebayang nggak, masuk semester baru, ada wali kelas baru tapi wali kelasnya bukan orang. Melainkan sesosok mirip gurita berwarna kuning yang bisa ngomong, suka nyengir. Nggak lama, dateng tentara bawa senjata, suruh kalian bunuh wali kelas itu? Nah, itulah yang terjadi sama murid kelas 3-E SMP Kunugigaoka dalam cerita Assassination Classroom (Ansatsu Kyoushitsu).

Kelas 3-E yang merupakan kumpulan anak-anak “gagal”, diberi tugas khusus oleh tentara SDF (Tentara Bela Diri) Jepang untuk membunuh gurita kuning yang sudah menghancurkan sebagian dari bulan. Alasannya, Jika ia tidak dibunuh dalam 1 tahun, maka ia akan menghancurkan bumi. Selain itu, ada juga hadiah sebesar 10 juta yen (kaliin aja 110 rupiah, 1.1 milyar). Awalnya, seperti yang mudah, puluhan anak SMP disuruh menembak gurita tersebut dengan pistol angin yang berisi peluru BB anti gurita itu. Namun pada kenyataannya, tidak semudah itu. Ternyata si gurita punya kecepatan secepat 20 mach, jauh lebih cepat daripada pesawat jet.

Shiota Nagisa (Ryosuke Yamada), Karma Akabane (Masaki Suda), Terasaka Ryouma (Ken Sugawara) adalah tiga dari puluhan anak kelas 3-E yang ingin membunuh si gurita kuning ini. Dengan persetujuan anak-anak kelas 3-E, mereka bersepakat menamakan gurita itu Koro-sensei (dari korosenai, Bahasa Jepang yang artinya tidak dibunuh, dan Sensei yang artinya guru). Koro-sensei (pengisi suara sengaja tidak ditulis, karena di film-nya pun baru diungkap di ujung credit title), ternyata bukannya menghindar ketika ingin dibunuh, tetapi malah mengajarkan siswa kelas 3-E teknik membunuh yang baik dan benar.

Ternyata Koro-sensei adalah ses(uatu/eorang) yang baik hati. Selain mengajarkan teknik membunuh, ia juga mengajarkan cara membunuh yang etis, juga mengajarkan seluk beluk kehidupan yang rumit. Ia juga memiliki metode pengajaran khusus, di mana ia mengajarkan murid-muridnya sesuai dengan kemampuan murid tersebut, malah kadang hingga membawa murid-muridnya ke lapangan langsung untuk melihat kenyataan di lapangan. Di Jepang anak SMP udah disuruh job training aja.

Singkat cerita, Koro-sensei menjadi guru kesayangan anak-anak kelas 3-E. Suatu hari, muncul anak baru yang bernama Ritsu (Hashimoto Kanna). Ritsu adalah seorang robot yang didesain khusus untuk membunuh Koro-sensei. Namun, karena desakan anak-anak kelas 3-E yang menganggap metode membunuh Ritsu sangat mengganggu jam sekolah, Koro-sensei mengubah Ritsu yang tadinya dingin menjadi robot yang memiliki kepribadian yang menyenangkan.

Selain Koro-sensei, ada juga guru lain yang ikut mengajarkan kelas 3-E tentang teknik membunuh. Mereka adalah Irina Jelavic (Kang Ji Young) yang mengajarkan teknik persuasi dan Tadaomi Karasuma (Kippei Shiina) yang mengajarkan teknik fisik. Kehidupan sekolah dan membunuh kelas 3-E yang menyenangkan menjadi terganggu dengan munculnya musuh-musuh mereka seperti Itona Horibe (Seishiro Kato), murid pindahan yang ternyata punya kemampuan yang hampir sepadan dengan Koro-sensei dan Akira Takaoka (Masanobu Takashima), mantan rekan dari Karasuma yang mendidik anak-anak kelas 3-E secara militan.

Film ini seru banget untuk diikutin. Jujur, pertama nonton, saya ingin jadi guru setelah lihat Koro-sensei. Tapi sayang, karena mengejar plot dari manga dan anime-nya, alur ceritanya cenderung dipadatkan, sehingga kalau tidak baca manga atau nonton anime-nya, agak sulit untuk memahami ceritanya secara penuh. Tapi masih tetep asyik untuk ditonton kok! Berkat akting, ide cerita, dan efek yang disuguhkan film ini, saya kasih nilai 8 dari 10 ! Layak tonton deh!

                                                                                                                       

Sutradara: Eiichiro Hasumi

Penulis: Yuusei Matsui (Manga), Tatsuya Kanazawa (skenario)

Pemain: Koro-sensei (Inisial NK)

Shiota Nagisa (Ryosuke Yamada)

Karma Akabane (Masaki Suda)

Terasaka Ryouma (Ken Sugawara)

Ritsu (Hashimoto Kanna)

Irina Jelavic (Kang Ji Young)

Tadaomi Karasuma (Kippei Shiina)

Akira Takaoka (Masanobu Takashima)

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *