Press "Enter" to skip to content

Ambiguitas Dunia Hari Ini dalam Single Anyar Fuzzy, I bertajuk “Ambiguity”

Berjarak 42 hari sejak rilisnya nomor Holy Scent, unit experimental-rock asal Bandung, Fuzzy, I, kembali perdengarkan single anyar bertajuk Ambiguity. Gawat! Jarak yang terhitung cepat bila dibandingkan dengan proses membuat Kartu Keluarga di kelurahan setempat.

Perilisan ini menjadi lanjutan spektrum menuju album IONS yang direncanakan dilepas tahun ini melalui label rekaman asal Jakarta, Six Thirty Recordings. Masa-masa pengisolasian diri membuat momentum Ambiguity terasa tepat. Sebuah imajinasi tentang dunia di masa setelah apokalips.

Fuzzy, I menggambarkan suasana dunia yang ada di bayangan mereka. Hal itu tergambar pada frasa yang muncul pada lirik, seperti “Laughing at death. Fatigue. Hungry and cold. Happy in chaos. Study the fear. Doom attribute. We were just warned”, atau yang lebih spesifik, “No social attached.”

Suasana gelap dan mencekam sudah muncul pada part awal lagu, dengan beat fluktuatif plus perpindahan riff gitar yang cepat. Tempo mereda di tengah lagu yang kemudian hentakan berlanjut menunjukkan ‘kehancuran’. Vokal datar juga semakin memberi kesan ambiguitasnya single ini.

Pada ranah artwork, Nix Powell sebagai penanggungjawab visual menampilkan otak yang diumpamakan sebagai bumi, dikombinasikan dengan tangan manusia yang nggak mampu menggenggamnya. Rekaman Ambiguity dilakukan di Subliminal Studio Bandung, serta mixing dan mastering dikerjakan oleh Canggar dari Borland Audio Labs.

Menariknya, rilisan kali ini mereka membuat gimmick dengan membagikan Black Future Exp logo mask secara gratis bagi 50 orang yang beruntung. Movement luar biasa untuk merespons isu virus COVID-19 yang tengah mewabah.

Silakan simak Ambiguity di platform musik digital kesukaanmu. Masih ada kejutan lain yang bakal dikasih Fuzzy, I menjelang album IONS. Tapi, ini dulu aja dong, buru-buru amat.


Twitter: @fuzzy__I

Instagram: instagram.com/fuzzy__i