Press "Enter" to skip to content

Album: Turks & Caicos – Bad Situation EP


Indeks Prestasi Keren: 7.2/10


Sekitar dua bulan lalu, siaran pagi Hermawan BDG dikejutkan oleh kedatangan seseorang yang nggak diundang tapi janjian. Kumaha tah? Ia datang membawa nubuwwah berupa rilisan fisik, dan tampak dari wajahnya tersirat seolah berkata, “cik, geus dibere rilisan haratis maenya teu di-review, sih.” Hahaha, suudzon pisan. Nggak, dia nggak bilang gitu kok. Tapi, dengan kesadaran penuh, saya rasa mini album milik Turks & Caicos ini cukup menantang untuk dibahas.

Tepatnya bulan Desember 2019 lalu, Turks & Caicos, unit synth-pop/indiepop asal Bandung, menelurkan Bad Situation EP sebagai mini album pertamanya via label rekaman Dismantled Jakarta. Cie dulu meureun. Alvin Alif (gitar), Kusuma Wilaga (bass), dan Nadhif Ardana (vokal, gitar, synth) memuat 5 buah materi ke dalam Bad Situation EP yang menurut saya, sih, butuh waktu untuk mencerna masing-masing lagunya. Baiklah saya mulai ulasannya, keburu sore.

Freedom or Death di pos pertama sebagai intro coba mereka garap lewat instrumen synth-pop disertai sisipan rekaman pidato dari seorang pahlawan nasional, Bung Tomo. Bukan dong, Bung Tomo bukan personilnya Turks & Caicos. Tapi saya akui ini merupakan hal yang unik aja gitu dengan menggabungkan ambience synth-pop yang perlahan naik dan repetitif kurang lebih 1:56 menit dengan suara samar pidato yang masuk di pertengahan track. Walau bukan sepenuhnya dapat dinikmati, karena memang menurut saya ini merupakan siasat Turks & Caicos untuk menyampaikan pesan awal dari isu yang diangkat.

Di track ke-2, Urban Demands masuk dengan nada pembuka yang optimis, ibarat kamu lagi di soundtrackin ketika kamu buka gorden di pagi hari. First impression saya, sih, samar-samar terdengar seperti A Hopeful Transmission-nya milik Coldplay di Mylo Xyloto (2011) namun berbeda. Vokal nggak terlalu clear dari Nadhif membuka Urband Demand sebagai sajian yang simpel namun tetap apik. Walaupun lagu ini nggak cocok buat sing along, tapi ambience-nya cukup bisa dinikmati dengan dinamika yang nggak terlalu rumit.

The Town merupakan single yang rilis pada tahun 2018 dan mengisi pos ke-3 di mini album ini. Lagu ini dimulai dengan tempo yang sedikit lebih cepat dan dengan nada synth yang catchy pada bagian intro, cukup bikin nempel di kepala. This Town bisa banget dinikmati sambil goyang-goyang kecil sembari menjepit sigaret di antara telunjuk dan jari tengah di tangan kanan. Berdurasi tiga setengah menit dengan dinamika yang nggak macem-macem, agak terasa flat namun masih enak.

Salah satu track yang paling familiar berada di nomor urut ke-4. Yap, Bad Situation menurut saya cukup berhasil bikin nagih dari intro yang lebih cepat disambar oleh verse pertama pun terasa dinamika pada bridge menjelang reff dan setelahnya. Kalau di The Town enak buat goyang-goyang kecil, di track ini enaknya digerakin sampai kepala-kepalanya juga. Lead akhir satu bar catchy yang langsung dihentikan mungkin yang jadi salah satu faktor Bad Situation lumayan nagih. Dikasih enak tapi nggak banyak, jadi kan pengen lagi gitu meureun ya simpelnya mah, hehehe.

Sebagai anak bungsu, Subversive jadi penutup yang manis. Gimana nggak? Sebagai lead, Alvin berhasil ngasih not-not sederhana yang lagi-lagi nempel di kepala (ini apa karena pas nge-review ini aing dengerin lagunya terus ya?) Hahaha, nggak juga, sih, tapi mungkin aja dan nggak apa-apa juga kan? Layaknya dessert di akhir hidangan, Subversive dengan substansi yang esensial dalam rupa isu kebebasan namun dibalut oleh musik yang bisa mudah ‘digigit’ kalangan luas. Aw galak, tapi enak!

Sebagai sebuah mini album, Bad Situation EP cukup menyenangkan indera pendengaran. Serius, ini objektif. Kalau nggak percaya, silakan langsung cek materi-materinya di platform musik kesayanganmu. Oh ya, sekalian dukung juga dong. Bukan dengan sms ke 9288, tapi dengan membeli rilisan dan merchandise-nya. Maenya level apresiasi kamu di situ-situ aja, sih? Hehehe.


Recorded at Red Bean Studio & Fuzzy Tape Room

Mixed and Mastered by Rashief Muhammad

Artwork by Geigo Sakayudha


Instagram: instagram.com/turkscaicosband

Unduh legal melalui: dismantledjkt.bandcamp.com

Beli rilisan fisiknya di sini: dismantledjkt.com