Press "Enter" to skip to content

Album: Syubidupidapap – Amicitia

Band mana, sih, yang nggak mau buat bikin sebuah album? Yaa, pasti pada mau atuh, soalnya selain buat sombong, album juga salah satu bentuk dokumentasi dari karya band tersebut. Warisan juga bisa lah. Waktu prosesnya sendiri beda-beda, ada yang cepet, ada juga yang lama. Tapi yang pasti semua hal dilakuin biar hasil akhirnya maksimal. Ciegitu.

Setelah tertunda sekian lama, akhirnya pada akhir bulan September kemarin Syubidupidapap secara resmi merilis album perdananya, Amicitia. Gembar-gembor rilisnya album tersebut udah berlangsung semenjak beberapa tahun kebelakang, mulai dari bocoran packaging, artwork sampai bentuk promosi berupa sticker di Line. Kalau saya lagi main Tamagotchi mah, meureun peliharaan saya udah jadi abah-abah. Heu.

Tapi, yaudahlah, yaa, yang penting mah sekarang udah rilis. Album Amicitia ini terdiri dari 9 track yang cukup berbeda dari materi Syubidupidapap di awal karirnya. Unsur 8-bit yang menjadi ciri khas mereka sejak awal tidak terlalu menonjol. Bukannya hilang, cuma porsinya dikurangi. Dan yang menurut saya spesial adalah di semua lagu di album ini, Syubidupidapap ngajak kolaborasi teman sepermainan mereka. Mulai dari teman-teman vokalis band Bandung sampai produser musik elektronik dari kota sebrang. Sebuah kemantapan.

Dibuka oleh Apetura 1.0, sebuah intro yang ngingetin kita sama musik di game-game era Nintendo Entertaiment System (NES) ketika masih berjaya. Jadi inget dulu sering parebut main Super Mario Bros., Duck Hunt, sama Excite Bike bareng saudara. Ah, masa muda.

Lalu ada Jalan Kesempatan, single perdana disaat mereka beralih jadi format full-band. Pada versi albumnya kali ini aransemennya terdengar sedikit berbeda, dan yang paling jelas terdengar adalah penambahan vokal lelaki yang diisi oleh Firdaus Santana. Kombinasi antara melodi ala chiptune dan synth yang catchy, serta hentakan drum yang enerjik sukses bikin lagu ini jadi salah satu favorit saya.

Ada yang bikin saya penasaran di album ini, yaitu siapakah penyanyi dibalik suara yang ikut ngebantuin di lagu Lepaskan Dirinya. Karena cuma di track ini nggak dicantumin siapa yang berduet sama Gianna sang vokalis. Kalau dari suaranya sih mirip Ariel NOAH. Tapi entahlah, biarkan itu tetap menjadi misteri. Buat yang kangen sama Boniex For Revenge, kalian bisa denger suara do’i di lagu L.I.N.E.. Lengkingan khas dari pentolan band yang lagi hiatus itu terdengar sejak awal lagu, lumayan lah buat obat kangen.

Selain lagu-lagu bertempo upbeat, di album Amicitia ini juga terdapat lagu selow yang enak buat dipake ndusel bareng si dia. Track yang saya maksud adalah Bertahan yang berduet dengan Novan Too Weak To Dance dan Kecewa yang dinyanyiin bareng Aldy Danger Ranger. Dua buah lagu yang menurut saya radio friendly dan berpotensi buat ngegaet pendengar baru.

Dan akhirnya di track terakhir ada sebuah lagu bernuansa EDM, Pastikan Kembali. Pada lagu ini Syubidupidapap berduet dengan NUSD a.k.a. Nakedupsidedown, seorang produser musik elektronik yang aktif di berbagai forum musik elektronik. Kalau saya pribadi, sih, emang penasaran sama kolaborasi ini, karena sebelumnya udah pernah denger lagu-lagu NUSD yang kadang slengean. Tapi ekspektasi saya nggak terpenuhi karena, nggak tau kenapa flow lagunya kerasa datar aja gitu. Huhu.

Secara keseluruhan saya cukup puas sama rilisan perdana dan terakhir dari Syubidupidapap ini. Album berbentuk Deluxe Version ini dibanderol seharga 3 lembar uang 50 ribuan. Tapi worthed, kok, dengan packaging yang berupa cartridge game NES, poster dan juga booklet lirik. Hal yang paling disayangkan menurut saya adalah vokal Gianna di semua lagunya kerasa mendem dan di beberapa lagu bahkan do’i terdengar jadi kayak backing vokal dibanding vokalis utamanya. Lebar pisan. Selain itu, saya pikir di album ini bakalan ada materi awal mereka kayak The Meaning of Murphy / Percaya Kita Mampu, Kill Your Boyfriend / Kesalahan Ini atau bahkan Prostitution Bikin Enjoy Juragan yang diaransemen ulang. Ternyata nggak ada. Huhu.

Keputusan Syubidupidapap buat membubarkan diri pastinya membuat album ini jadi salah satu collectible item khususnya di kalangan para Sugar Pop (fans Syubidupidapap, RED.). Karena memang mereka ngerilis secara terbatas dan udah sold out pula. Pastinya sedih banget buat yang nggak kebagian, termasuk saya. Hiks. Pokoknya mah semoga sukses terus buat para personil Syubidupidapap! Ditunggu pisan banget reuniannya~

Fav tracks: Jalan Kesempatan, Untuk Kita Bersama, L.I.N.E.

 

Tracklist:

1. Apetura 1.0

2. Jalan Kesempatan feat. Firdaus Santana

3. Lepaskan Dirinya

4. Bertahan feat. Novan

5. Untuk Kita Bersama feat. Radenriski

6. Kecewa feat. Aldy Ramadhan

7. L.I.N.E. feat. Boniex

8. Pastikan Kembali feat. NUSD

9. Cierre

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *