Press "Enter" to skip to content

Album: Nectura – Awake To Decide

Lama juga nunggu debut album Nectura kelar. Masalahnya, kabar kalau Owang cs. masuk dapur rekaman sudah terdengar sejak tahun 2012. Yasudahlah. Toh, lamanya proses pengerjaan album berbuah hasil yang… mmhh… Ngeri!

Tenang, nama besar Beside nyatanya nggak jadi beban untuk Owang (vokal), Hinhin (gitar), Abo (gitar), Soni (drum), dan Paneu (bass). Meski scale-scale khas Beside masih terdengar, Owang memberi sentuhan yang jauh lebih garang dari karakter vokalnya di Aku Adalah Tuhan. Mengingatkan saya sama unit metal Kanada, Threat Signal. Atau.. Ada juga aroma-aroma Swedish ala In Flames.

Well, welcome to “Awake To Decide”!

Bless Nectura, chapter pertama serupa intro sukses mengantarkan saya ke ‘gerbang valhalla’ Nectura, sukses pula membuat saya menebak-nebak apa maksud dari simbol-simbol yang hadir di artwork albumnya. “For you, for us.. We will rise together again. We are the one, we are elected, we one breath, we can fuck the arid world,” kata Nectura di chapter ke-2, The Uprising Echoes. Ya, bagi saya ini semacam penegasan dari Owang, Hinhin dan Paneu, kalau mereka telah ‘bangkit’ dalam bentuk yang berbeda.

Pertanyaan-pertanyaan tentang hidup memang mendominasi lirik-lirik Awake To Decide, bahkan aroma kemarahan terasa kental. Coba dengan chapter ke-3 dan ke-4. Meski selintas nuansanya sama, dua lagu itu bisa bikin kamu keluar dari kamar, banting pintu, lalu meludah sembarangan tapi keren. Dan.. chapter-chapter selanjutnya bakal bikin adrenalinmu pecah!

Watch out! Siapkan mental kamu untuk mendengarkan kolaborasi tergahar tahun ini! Vicky Burgerkill dan Addy Gembel Forgotten memaksa kamu menahan napas selama 3 menit 30 detik di chapter 8: Passive Aggressive Bullshit. Coba bayangin, Burgerkill+Forgotten+Beside= Nectura. Klimaks! Mungkin agak berlebihan, tapi menurut saya, sih, karakter vokal Vicky di lagu ini jauh lebih matang dibandingkan karakternya di album Venomous (2011) milik Burgerkill. Oh ya, sentuhan synth di lagu ini juga takarannya pas! Nggak sedikitpun mengurangi kadar gaharnya.

Lanjut? Okey, jika kamu seorang pengecut, pasti merasa malu saat mendengarkan Crossing Coward! “Rearrange and learn from what you’ve done. Set yourself and burn the cowardice!” kata Nectura. Walaupun tetap gahar, pemilihan nada-nada clean vocal catchy di lagu ini dan Refresh Restart Rebuild (Chapter 10), bisa jadi racun ampuh di telinga.

Terakhir, Touch The Light. Kreativitas Nectura kembali ditunjukkan. Kali ini, kuintet itu menghadirkan Risa Sarasvati sebagai guest vocal. Nectura sukses membawa roh Sarasvati ke albumnya. ‘Kedewasaan’ Nectura ditunjukkan di lagu ini. Nggak banyak porsinya Owang, mereka biarkan Risa mengendalikan lagu. Terdengar gloomy dan mistis? Tentu.

Overall, untuk sebuah debut album, ini adalah perkenalan terbaik dari Nectura. Ah ya.. soal kualitas sound? Terbaik! Dalam beberapa waktu ke depan, prediksi saya, album ini bakal membawa Nectura untuk go international.

 

Tracklist :

1. Bless Nectura

2. The Uprising Echoes

3. Untruth

4. Reign The Bastard

5. Awake To Decide

6. From Dusk Till Dawn

7. Threat Minority

8. Passive Aggresive Bullshit

9. Crossing Coward

10. Restart Refresh Rebuild

11. Touch The Light

www.necturametal.com

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *