Press "Enter" to skip to content

Album: Mocca – Home

Kurang lebih sebulan yang lalu, Mocca sukses menggelar sebuah konser bertajuk Mocca Home Concert. Selain konser, ternyata ada agenda lain yang udah dipersiapkan, yaitu mereka mengumumkan bahwa pada hari itu album terbarunya, Home, secara resmi dirilis, melalui label Lucky Me Music. Pagelaran ini sukses menyedot perhatian sekitar lebih dari 800 para Swinging Friends (Fans Mocca, RED) dan saya termasuk salah satunya. Hehe.

Kuartet indie-pop asal Bandung ini nggak main-main dalam penggarapan album Home ini, semuanya terasa spesial. Mulai dari proses penggarapan materi yang cukup ribet, konsep album yang nggak biasa, sampai penggunaan teknologi Augmented Reality pada albumnya. Edan atuh. Pada albumnya ini, selain terdapat lagu-lagu baru, Mocca juga memasukkan beberapa lagu lama.

Album ini dibuka oleh Good Morning Song, sebuah lagu lama yang merupakan lagu kolaborasi Mocca dengan Big Baby Driver. Aransemennya sendiri nggak begitu beda dibandingkan versi awalnya, cuma minus vokal dari si Big Baby Driver-nya aja. Lagu ini pas banget buat dinyanyiin ke pasangan kalian, mau lewat voice note ataupun telepon, bebas, yang pasti, kalimat “Good morning love, have a nice day”, udah pasti bikin pasangan kalian klepek-klepek. Tapi, yaa, kalau punya pasangan itu juga. Heu.

Berikutnya ada Bandung (Flower City) yang sebenarnya merupakan bocoran paling awal dari materi album ini, cuma Mocca nggak ngasih tau secara blak-blakan. Sesuai judulnya, lagu bertempo rada upbeat ini menceritakan tentang seberapa besar kecintaan teh Arina cs. terhadap Bandung. Cocok banget buat didenger sambil jalan-jalan keliling Bandung gitu,  dan kalau bingung mau main kevmana, melipir jig ke rubrik Ulin. Banyak referensi tempat main yang ens. Aslina.

Nggak cuma lagu bernada ceria aja, Mocca juga memasukkan lagu sendu ke dalam album Home ini. Lagu tersebut berjudul Somewhere In My Dreamland. Petikan gitar akustik, suara biola, dan vokal teh Arina yang lembut, sukses bikin hati dan pikiran kita jadi adem. Saking ademnya, pas konsernya Jum’at (9/1) yang lalu, begitu dibawain lagu ini, bejibun pasangan yang nonton konser teh langsung saling pelukan, pegangan tangan, dan juga adegan romantis lainnya. Intinya mah bikin sirik gitu lah. Sebel.

Sampul depan album Home.
Sampul depan album Home.

Imaginary Girlfriend dan Bundle of Joy merupakan salah dua lagu yang berasal dari materi terdahulu Mocca. Saya pikir di dua lagu tersebut bakalan ada perubahan aransemen, kejutan, atau gimana gitu, eh ternyata pas saya denger mah nggak terlalu banyak berubah ah. Tapi, yaa, gitu… tetep enak. Berlanjut ke sebuah lagu baru yang menurut saya, sih, catchy dan bikin nagih, lagu tersebut adalah You’re The Man. Begitu intro lagu ini dimaenin, mungkin bakalan ngerasa agak aneh, soalnya nuansa ska di lagu ini kentel banget, danceable pula, bikin nggak bisa diem. Salut deh sama eksperimen dan eksplorasi yang dilakuin sama Mocca.

Dari sekian banyak lagu yang ada di album ini, saya menjatuhkan pilihan favorit saya sama lagu Home. Lagu yang berdurasi nggak lebih dari 3 menit ini menceritakan definisi rumah menurut Mocca. Sedikit mengutip dari paparan teh Arina pas konser, “(Yang disebut) rumah itu bukan gedungnya, tapi perasaan damai ketika kita bersama orang yang kita cintai. Rumah yang sebenarnya itu adalah pelukan yang hangat”. Jero pisan! Da sumur~ Teu.

Selain lagu-lagu barusan, ada juga beberapa lagu lainnya, seperti Building Memories, Last Piece, Stars in Your Eyes, Changing Fate, dan Goodnight Song (outro). Ada juga musisi lain yang berkontribusi pada album ini, seperti Cil The Triangle yang ikut menyumbangkan suaranya di lagu Changing Fate. Setelah saya ulik, ada beberapa keunikan pada album ini, contohnya, kalau kalian yang beli album Deluxe Version-nya, album tersebut bisa dibikin jadi rumah-rumahan siah. Terus album ini dibuka sama Good Morning Song dan ditutup oleh Goodnight Song, jadi ngegambarin semacam perjalanan seharian gitu dari pagi sampai malem. Dan pastinya penerapan teknologi Augmented Reality pada cover dan CD-nya. Kewl.

Keseluruhan, saya cukup seneng dengan eksplorasi yang dilakukan Mocca di album ini, mereka seakan-akan keluar dari zona nyamannya dengan mencoba menggabungkan beberapa elemen dari genre lainnya. Menurut saya hal tersebut cukup berhasil, dari semua lagunya, nggak ada tuh lagu yang menurut saya ngebosenin. Semuanya bikin pengen disetel berulang-ulang terus.

Jadi, buat yang belum punya CD-nya, saya saranin kalian cari yang Deluxe Version-nya deh, soalnya termasuk collectable item lah. Unik gitu. Kalau yang udah punya mah, selamat mendengarkan sambil nunggu teh Arina balik lagi ke Bandung dan nonton Mocca secara live lagi yaks. Sayonara~

Tracklist:

1. Good Morning Song

2. Bandung (Flower City)

3. Building Memories

4. Last Piece

5. Somewhere In My Dreamland

6. Stars In Your Eyes

7. Imaginary Girlfriend

8. You’re The Man

9. Bundle of Joy

10. Changing Fate

11. Home

12. Goodnight Song (Outro)