Press "Enter" to skip to content

Album: Letting Up Despite Great Faults – Neon

Mungkin banyak yang belum tau ada band asal Negeri Paman Sam yang namanya Letting Up Despite Great Faults (selanjutnya akan saya tulis Letting Up saja). Ya! Namanya sepanjang itu, tapi tenang, musik yang mereka bawain nggak se-njelimet namanya,kok, cukup easy listening. Percaya nggak? Udah, percaya aja, lah. Saya nemuin band ini nggak sengaja sebenernya, pas lagi bongkar muatan library musik temen, saya tertarik sama nama band ini yang cukup panjang, dan begitu didengerin lagunya, beuh, langsung nempel di kuping, sob. Dan semenjak saat itu saya memproklamirkan diri sebagai salah satu penggemar dari Letting Up ini, ngahaha. Skip.

Kuartet beranggotakan Mike Lee, Kent Zambrana, Annah Fisette dan Daniel Schmidt ini mengusung genre indie-pop/dreampop yang ditambah dengan sentuhan electronic. Band yang udah kebentuk dari tahun 2006 silam ini udah ngeluarin 2 full-album dan beberapa EP, diantaranya Movement EP (2006), Letting Up Despite Great Faults (2009) dan Untogether (2011).

12 Agustus 2014 kemarin, mereka merilis full-album ke-3, yaitu Neon. Album ini berisi 13 track, uniknya semua judulnya cuma berjumlah satu kata doang, nggak lebih. Mungkin mereka nggak pengen ribet ngasih judul, atau males, atau stuck, atau nggak mau kepanjangan kayak nama bandnya, atau… ah sudahlah, saya nggak mau so tau.

Anyway, 2 track awal di album ini, yaitu Shift dan Wrapped entah kenapa udah cukup ngebuat saya jatuh cinta sama album ini. Di track Shift, bikin saya keinget waktu pertama kali denger mereka setahun yang lalu, syegar!! dan ngebuat saya berekspektasi tinggi di track yang lainnya. Kenapa saya berekspektasi tinggi? Soalnya, di album ke-2 mereka, Untogether, entah kenapa menurut saya agak “kurang” dibandingkan album pertamanya dan saya berharap suasana lagu mereka balik lagi atau lebih baik di album Neon ini.

Terbukti, di track ke-2, Wrapped, ekspektasi saya terpenuhi, bahkan lebih, karena di lagu ini neng Annah dikasih kepercayaan buat ngisi lead vocal, suatu hal yang cukup fresh kalau dibandingin sama beberapa album pendahulunya, dimana do’i cuma jadi backing vocal.

Selain 2 track barusan, track-track lainnya juga nggak boleh dilewatin, ada Automatic, Gold, Ride, Legends, Yours, dll. Di track Yours, kita seakan-akan diajak rileks sejenak, lagu instrumental berdurasi 1:47 ini cuma diisi sama pad synth, beat electronic yang santai dan juga petikan gitar. Adeum. Suara neng Annah kembali mendominasi lagu di track Bishops, kali ini doi full nyanyi sendiri tanpa dibantu sama suara vokal dari aa Mike. Enak pisan, aslina, neng Annah mylove pokoknya mah.

Saya pribadi mah cukup puas  denger album Letting Up berjudul Neon ini. Suasana lagu-lagu di album ini nggak beda jauh sama lagu-lagu di album debut mereka, Letting Up Despite Great Faults. Di mana album tersebut menurut saya adalah album terbaik yang dikeluarin sama si Letting Up, dimasa sebelum album terbaru ini rilis. Band yang lagi ngejalanin Tur di Jepang ini berhasil ngegabungin antara gitar ala-ala shoegaze yang ditambah bebunyian dari synthesizer dan beat-beat electronic dengan porsi yang pas, tidak berlebihan. Buat kalian yang demen sama The Radio Dept., M83, The Postal Service atau bahkan New Order, wajib deh dengerin album ini. Ciaaooo!!

 

Tracklist :

  1. Shift
  2. Wrapped
  3. Automatic
  4. Gold
  5. Ride
  6. Yours
  7. Secrets
  8. Legends
  9. Bishops
  10. Disappear
  11. Gravity
  12. Ecru
  13. Reprise

 

Bandcamp : http://lettingup.bandcamp.com