Press "Enter" to skip to content

Album: HEAST – The Wanderer EP

Pernah ke California? Kalau belum, berarti kita sama. Tahukah kamu kalau negara bagian Amerika Serikat ini adalah wilayah dengan populasi terpadat di negaranya Pak Obama? Kurang lebih 38 juta manusia bermukim di California. California juga merupakan daerah populer di Amrik, selain New York tentunya. Berlokasi di pesisir barat Amerika, California memiliki segalanya dari mulai pantai, bikini, surf and skate, Hollywood, LA Lakers, teteh-teteh gemes, dan yang paling penting mereka punya Stoner Rock. Band kawakan seperti Fu Manchu, Kyuss, High on Fire, dan Sleep disinyalir adalah punggawa Stoner Rock yang lahir dari California.

Jakarta memang bukan California, tapi beribu-ribu mil dari Amerika menyeruak sekelompok anak muda yang ikut menyuarakan jenis musik serupa. Sambutlah HEAST, kuartet Stoner/Psychedelic Rock asal Ibu Kota yang kami beri kategori “Muda dan Berbahaya”.

Mulai bermusik sejak medio 2011, HEAST akhirnya merilis EP pertama mereka di bawah naungan Dermaga Records, dengan titel The Wanderer. Lima track disajikan dengan sound output vintage dan distorsi gitar fuzz, yang bisa bikin kalian merasa gagah pas dengerin. Kurang lebih mereka sangat terpengaruh oleh karya-karya Led Zep, The Sword, Radio Moscow, dan Graveyard. Sulit untuk memilih track favorit dari The Wanderer, karena semuanya favorit, terbaik bosku.

Di nomor pembuka, “Gate Into The Voyage”, kita disuguhkan perkenalan selama 3 menit 30 detik, berupa trek intrumental mid tempo. Di lagu ke-dua, “Iron Horse”, keadaan mulai memanas walaupun menurut saya masih malu-malu. Barulah pada trek selanjutnya, “Desert War”,  Riff blues/stoner rock dalam balutan fuzzy sukses dipamerkan dalam takaran yang pas. Enggak butuh waktu lama untuk akrab dengan lagu-lagu mereka. Approach dan efek suara vokal yang dilakukan Fauzan Hammy Nasution (vokalis) juga sedikitnya mengingatkan saya pada Electric Wizard album “Dopethrone”.

“Elder Sun” adalah lagu dengan tempo paling ngebut dibanding trek lainnya dan hal tersebut memberikan klimaks yang lebih dari cukup selama 6 menit. Di penghujung perjalanan The Wanderer, “Wall of Confusion” menjadi hidangan penutup yang memuaskan sekaligus nagih untuk mengulangi lagi dari trek awal. Pihak Dermaga Records juga menggadang-gadang “Wall of Confusion” sebagai kojo (andalan) dari EP HEAST.

Apa yang diperdengarkan HEAST membuktikan bahwa mereka serius (bahkan matang) di aliran Stoner/Psychedelic Rock. Kehadiran mereka pun ikut melengkapi formasi yang sebelumnya sudah digawangi rekan-rekan Suri, Sigmun, atau Matiasu. Kesimpulannya, bagi kalian antek-antek rock gurun pasir atau kongsi band yang sudah saya jabarkan sepanjang review ini, The Wanderer dari HEAST adalah koleksi wajib, karena seperti yang sudah kami utarakan: mereka muda dan berbahaya.

 

Tracklist:

1. Gate Into Voyage

2. Iron Horse

3. Desert War

4. Elder Sun

5. Wall Confusion

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *