Press "Enter" to skip to content

Album: Good Morning Breakfast – A Story Of James and Nina EP

Indeks Prestasi Keren (IPK): 6/10

Selain dari kota semacam Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Bali, sekarang sudah banyak musisi kota-kota lain yang musiknya mulai muncul ke permukaan. Sepemantauan saya, sih, salah satu daerah yang musiknya mulai bahaya tuh ya dari Cirebon. Sebelumnya ada Poison Nova yang memang debutnya edan pisan. Cirebon juga punya Good Morning Breakfast, salah satu band yang mulai muncul dengan memainkan Pop/Britpop. Joss euy. Apalagi beberapa waktu lalu baru merilis EP dalam format kaset dan dirilis oleh Sunday Pop Records.

Di EP-nya yang bertajuk A Story Of James and Nina ini terdapat enam deret lagu yang dikemas oleh GMB dengan sebegitu santainya, atau mungkin terlalu santai. Di beberapa nomor seperti Drama Queen, Hang On, Jealous, dan Selfish, GMB memang bisa bercerita dengan nuansa yang diberikan. Mungkin, beberapa lagu disesuaikan dengan tajuk dari EP-nya yang memang bercerita tentang problematika sepasang muda-mudi.

Meski sukses bercerita dan menghadirkan beberapa nuansa riang gembira, sayang sekali, dalam pelafalan  aksen, kadang masih terlalu dipaksakan. Padahal, mamah sempat bilang, sesuatu yang dipaksakan itu nggak baik. Tapi, semoga ini akibat nilai TOEFL Listening saya yang kurang, sih, jadi pelafalannya nggak tersimak secara baik.

Butuh beberapa kali putaran di trek Long Tall Viona untuk memastikan bahwa itu bukan sebuah trek yang pernah saya dengar di MTv Ampuh. Ternyata memang bukan. Spektrum Pop memang luas, namun di trek ini terdengar seperti campuran antara Britpop dengan J-Pop. Tapi, saya yakin, pasti bukan eksperimen seperti itu yang direncanakan.

Jika melihat band dengan jenis musik serupa, mereka berhasil mengawinkan antara apa yang mereka mau dengan musik Britpop. Tidak terlalu memaksakan dan takarannya pas, nggak belepotan. Baik itu dengan penggunaan lirik bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.

EP yang dihadirkan GMB memang menyuguhkan sesuatu yang berbeda, dibanding band lokal lain yang memainkan jenis musik serupa. Memunculkan ragam yang baru memang sebuah inisiatif yang baik, tapi hal berbeda nggak selamanya mantap. Bahkan, meski memberi sedikit sentuhan Oasis saja, itu nggak cukup.

Kalau EP ini diibaratkan sarapan, pasti akan butuh adaptasi agar bisa diterima atau mungkin bisa langsung menemukan konsumennya yang memiliki selera yang sama. Tapi dari kecil saya nggak terlalu suka sama sarapan, soalnya kalau sarapan teh suka bikin sakit perut terus bikin saya telat masuk sekolah. Maaf, perutnya kampring.

 

Tracklist :

1. Drama Queen

2. Hang On

3. Jealous

4. Long Tall Viona

5. My Name is James

6. Selfish

Comments are closed.