Press "Enter" to skip to content

Album: Gagak Rimang Stoned – Adrenalin EP

Gelegar kurang ajar EP bertajuk Adrenalin dari kawanan southern rock asal Semarang, Gagak Rimang Stoned. sebenarnya telah lepas landas sejak tahun 2013 lalu, di bawah naungan Wise Wish Records. Enam nomor berdistorsi oktan tinggi, A Started A Stoned, Dansa Neraka, Pembangkang Mineral, Muda dan Binal, Adrenalin, dan Mutilasi Paradigma disajikan dalam EP perdana dari band yang kini digawangi oleh Anandito A.P (vokalis), Adhy Nurrochim (bass), Yanuar Gembz Kurniawan (gitar) dan Aswin Yanuardi (drum).

Namun, di tanggal 18 April 2015 lalu, atau tepat di Record Store Day. Gagak Rimang Stoned, kembali melepas EP Adrenalin dengan format yang lebih spesial, di bawah naungan Majemuk Records.

Yap, di rilisan spesial ini, Gagak Rimang Stoned menaruh 13 lagu, yang sebenarnya masih didominasi oleh lima lagu awal di EP Adrenalin jilid pertama. Hanya saja, mereka menyelipkan sebuah track anyar berjudul Mati! Mata Hati Mati, yang secara nggak langsung menggusur dominasi Mutilasi Paradigma sebagai bonus track.

Selain itu, yang membuat kenapa rilisan ini disebut sebagai rilisan special edition adalah, di Adrenalin jilid dua ini, tracktrack yang bergema mengisi EP Adrenalin jilid satu, plus lagu cover Ace Of Spades dari Motorhead, dikemas dalam bentuk live recording, saat mereka menghantam Gedung Marabunta, Semarang.

Dari segi aransemen lagu, nggak ada pembeda yang signifikan. Tracktrack yang pernah melenggang di Adrenalin versi pertama, masih terdengar sama, hanya mungkin pergantian bonus track dari Mutilasi Paradigma ke Mati! Mata Hati Mati yang menjadi pembeda dari EP Adrenalin yang lalu ke yang baru.

Selain itu, runutan track pun nggak mereka ubah. A Started A Stoned masih mereka pilih sebagai letupan awal untuk pesta para serigala yang haus akan nyalak sound distorsi oktan tinggi. Sekitar satu setengah menit laras berupa intro ini berkumandang, Dansa Neraka yang menjadi track kedua pun menghantam. Alunan riffriff gitar yang kental dengan nuansa hentakan groovy ini memang selayak pengiring pesta kawanan singa neraka. Lirik bertemakan pesta pora menjadi penguat indikasi kalau lagu ini memang pas bila didengar bersama dengan sekaleng pilsener dan sebatang nikotin kadar tinggi.

Pembangkang Mineral, selanjutnya yang nggak mau kehilangan giliran. Dari segi lirik dan musik yang terdengar groovy, lagu ini sama seperti Dansa Neraka yang pantas disebut sebagai anthem pesta pora kaum muda yang menolak tua.

Muda dan Binal menjadi menu selanjutnya yang patut mendapat atensi lebih. Aransemen musik yang cukup sangar, mengalun harmonis dengan lirik yang begitu merepresentasikan tentang kaum muda yang boleh dibilang nggak peduli dengan apapun yang penting bersenang-senang. Yap, bila membaca liriknya secara seksama, saya berpendapat, kalau ayat ini lebih dijadikan sebagai aksi pembangkangan atas stigma kolot yang salah kaprah dalam mendefinisikan perilaku anak muda kini, yang dianggap nggak tahu aturan dalam bersikap.

Selanjutnya adalah Adrenalin, judul lagu yang sama dengan tajuk dari EP ini, sepertinya terdengar masih kurang begitu menghentak. Meski letupan musiknya sudah cukup memacu untuk menarik kepala ini mengayun.

Mati! Mata Hati menjadi hantaman terakhir sebelum tracktrack yang telah saya sebut di atas tadi berganti pada versi live recording di Gedung Marabunta, Semarang, Jawa Tengah. Lagu ini, cukup terdengar dinamis, dengan beberapa riff gitar yang terdengar centil dan binal.

Beralih, pada versi live recording. Sepertinya saya nggak mau terlalu banyak berkomentar. Biar lebih penasaran aja deh, mending kamu-kamu semua beli CD-nya dan silakan dengarkan sendiri sensasinya. Terlebih, buat kamu-kamu yang penasaran banget denger aksi live-nya Gagak Rimang Stoned tapi nggak pernah punya kesempatan untuk menonton mereka secara langsung. Hehehe.

Tapi, yang membuat saya salut adalah, ketika mereka memainkan lagu Ace Of Spades dari Motorhead. Yap, acungan jempol, karena mereka mampu memainkan lagu “beringas” ini dengan cukup baik, dengan tambahan improvisasi saat lagu mencapai part melodi.

Ya, segitu dulu lah ulasan dari saya. Ehmmm, secara keseluruhan, sih, saya rasa musik yang disajikan oleh Gagak Rimang Stoned memang cukup asyik didengar, meski memang belum mencapai klimaks. Tapi, rangkaian setiap track yang tersaji di EP ini boleh menjadi rekomendasi untuk kalian semua yang memang demen sama hentakan-hentakan groovy ala Down, Pantera, Corrossion Of Conformity , Motorhead, dan  Komunal.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *