Press "Enter" to skip to content

Album : Forever / Always – Paradise Lost EP

Saya sebenarnya bukan penggemar dari lagu-lagu screamo/post-hardcore, tapi setelah denger teaser dari EP yang Forever / Always sebar di media sosial, entah kenapa lagunya klik di telinga saya, dan langsung ngebet pengen denger EP-nya secara penuh. Duh, mungkin ini yang namanya “Cinta pada pendengaran pertama”. Ciegitu.

Grup musik beranggotakan Yogawerda Kessawa (Gitar), Fadil McGee (Vokal), Adrey C (Drum), dan Rama Florenza (Bass) ini beberapa waktu lalu merilis debut EP mereka yang diberi judul Paradise Lost EP. EP ini sendiri dirilis oleh sebuah records label asal Jakarta, yaitu Sailboat Records. Selain dalam bentuk CD, ternyata mereka juga merilis EP ini dalam bentuk cassette tape yang dirilis secara terbatas sebanyak 50 buah saja lewat Rise & Grind Records, lho.

EP berisikan 5 track ini bener-bener nggak bisa dilewatin buat kalian yang emang bener-bener demen sama musik post-hardcore. Sedikit ngutip dari profil mereka di salah satu sosial media, musik yang mereka bawain ini merepresentasikan “the calmness of a body inside a screaming mind”. Pada ngerti kan? Yaa kalau yang nggak ngerti, kalimat barusan itu artinya jangan pipis sembarangan, kecuali guguk. Teu.

Di track pembuka EP ini, yaitu Sea of Repeat, dengan intro yang santai lalu tiba-tiba dikagetkan sama teriakan sang vokalis dan nggak butuh waktu lama saya langsung terhanyut sama suasana di lagu ini. Kepala saya entah kenapa tiba-tiba ngangguk-ngangguk kecil gitu ngikutin beat drum-nya. Ah, yakinlah kalau ini pertanda kalau saya bakalan enjoy nikmatin EP-nya. Asik.

Selanjutnya adalah salah satu dari dua track yang mereka lepas di internet sebagai teaser dari debut EP perdana mereka ini, yaitu Ocean of Motion. Di lagu ini, sejak awal kita langsung disuguhin sama ketukan drum yang bikin kita pengen gerak dan juga ikut teriak-teriak, terlepas kita tau liriknya apa nggak. Yaa setidaknya hal itu yang saya rasain. Hehe. Ada penggalan lirik yang saya suka di lagu ini, “How can I get back to reality when everything I need disappoint me since I walk the earth for too long.”, beuh emo banget gak sih? CMIIW yaa kakak.

Track ketiga, Piece of Mind merupakan lagu yang headbang-able, perpaduan antara ketukan drum yang upbeat, melodi gitar yang cociks dan teriakan penuh amarah dari Fadil McGee dibagi dalam porsian yang pas, nggak berlebihan. Walaupun lagu ini merupakan lagu yang berdurasi paling pendek diantara lagu lainnya, tapi hal itu gak bikin track ini bisa dilewatin gitu aja. Cobain denger geura ai gak percaya mah.

Di lagu Frames of Ignorance, Forever / Always agak nurunin tensi, dengan petikan gitar yang nggak begitu galak dan hentakan drum yang terbilang santai. Vokal yang dikasih di lagu ini juga cukup berbeda dari lagu lainnya, soalnya sepintas terdengar kayak nge-rap gitu, apa cerita yaa? Ah entahlah, kalian yang nilai sendiri deh. Tapi satu hal yang pasti, lagunya enak siah ih!

Enemies of Reason ditunjuk sebagai track penutup dari EP yang total berdurasi kurang lebih sekitar 15 menit ini. Salah satu penggalan lirik di lagu ini juga gak kalah ngena, nih coba terka, “I have sacrificed, I have fantasized my happiness in the corner of the streets waiting for the exodus.” Suka sedih da jadinya teh. Hiks.

Menurut saya sih, EP ini layak banget buat kalian nikmati, selain dari segi aransemen atau musiknya, lirik-lirik yang dikasih sama Forever / Always juga gak bisa dipandang sebelah mata. Karena buat masalah liriknya mereka banyak ter-influence sama Kanye West, Jeremy Bolm dan Kendrick Lamar. Udahlah, pokoknya mah Paradise Lost EP ini ens banget, percaya aja sama aa. Selamat belanja CDnya yaa~

Tracklist :

  1. Sea of Repeat
  2. Ocean of Motion
  3. Piece of Mind
  4. Frames of Ignorance
  5. Enemies of Reason

Twitter : @FRVRLWYS

Bandcamp : foreveralways.bandcamp.com

2 Comments

Comments are closed.