Press "Enter" to skip to content

Album : Float – Celebrating Float’s 10th Anniversary

Setelah sepuluh tahun berkarya di dunia musik, Float akhirnya merilis album “Celebrating Float’s 10th Anniversary”.  Celebrating Anniversary? Yap, bukan kalian yang pacaran aja yang bisa ngerayain anniversary-nya, Float juga bisa, dong! Album ini dirilis di perhelatan Float to Nature (30/8) di Teluk Kiluan, Tanggamus, Lampung. Kalian harus beli album ini cepet-cepet, deh! Soalnya, album yang didistribusikan Demajors Independent Music Industry (DIMI) ini limited edition, hanya dirilis 1000 keping aja. Buat kalian yang pengen beli albumnya, bisa memesan secara online di sini.

Begitu saya play albumnya, dibuka dengan lagu Perlahan yang pastilah kalian semua bakalan langsung mikir “Wah, ini alirannya folk!”. Masih mengusung genre folk, Meng, Bontel, dan Remon menyuguhkan 4 buah track ditambah dengan 2 bonus track di dalam album tersebut. Semua tracknya, saya jamin, bisa bikin kamu terbengong serta tercengang-cengang kagum plus pikiran mengawang-ngawang gitu, deh.

Dengan lirik yang “dalam” dan musik yang dikemas dengan genre folk yang berbeda dari yang lain, pasti kalian juga setuju kalau saya bilang demikian. Selain itu, Float juga menyuguhkan dua lagu berbahasa Inggris buat kalian. Lagu-lagu tersebut berjudul A Theme For Nothing dan Song Of Seasons. Sama seperti lagu yang lainnya, lagu-lagu berbahasa Inggris tersebut juga dikemas dengan menarik dengan irama folk yang kental. Kalau mungkin beberapa dari kalian mikirnya folk itu identik dengan berbau “kealam-alaman”, berbeda dengan folk nya Fleet Foxes yang berbau “kealam-alaman”, folk nya Float ini, menurut saya, terdengar lebih “macho”. Tapi sama-sama cociks, kok, kalau kita denger di tengah hamparan alam sejuk dengan angin sepoi-sepoi.

Sepenggal lirik favorit saya dari salah satu lagu di album tersebut, judul lagunya Ke Sana, “Ke sana, tempat hangat pelukan yang selalu kau simpan ‘tuk yang rindukanmu, ku menuju. Ke tempat ibu segala pelukan, ku menuju.” Dari lirik tersebut kita bisa tau kalau lagu Ke Sana menceritakan tentang orang yang sangat rindu pada seseorang lainnya, terutama doi tuh merindukan pelukannya. Man, that’s so deep!

Percayalah hati, lebih dari ini pernah kita lalui.”, masih inget penggalan lirik tersebut? Yup, Sementara pun hadir dalam album Celebrating Float’s 10th Anniversary sebagai bonus track dan track penutup dari album tersebut, serta disajikan dengan versi live. Karena lagu ini adalah live track, jadi para penonton ikut sing along lagu Sementara. Terasa sekali nuansa kebersamaan ketika mereka menonton Float. Merinding, bok, dengernya! Album ini tuh must have item banget buat para pecinta musik indie, khususnya pecinta folk. Menurut saya, sih, musik Float di album ini dikemas jadi lebih unik. Berbeda dengan album sebelumnya, menurut saya, lirik lagu di album ini agak lebih mendalam dan bikin kita menebak-nebak akan maknanya. Penasaran? Makanya buruan diorder albumnya, sis, bro,aganwan, dan aganwati!

track list:

1. Perlahan

2. Ke Sana

3. A Theme For Nothing

4. Songs Of Seasons

Bonus Track :

5. I.H.I (live)

6. Sementara (live)

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *