Press "Enter" to skip to content

Album: Ellipsis. – Adversities EP

Mamah Ina  pernah bilang kalau September itu ceria. Hmm, iya mungkin saya harus setuju dengan perkataan do’i. Kenapa, sih? Sini dikasih tau jawabannya. Jadi tepat di hari Sabtu (5/9) kemarin, band Instrumental Rock asal Bandung, yaitu Ellipsis. resmi ngeluarin mini album perdananya dengan tajuk Adversities yang dirilis oleh Orange Cliff Records.

Di mini album tersebut ada 5 lagu plus satu intro, di mana setiap lagunya itu punya cerita masing-masing dengan karakter musik seperti Toe, Lite, Te bahkan ada beberapa sentuhan dari The Mars Volta.

Diawali dengan intro yang menurut saya ini terlalu bagus untuk jadi sebuah intro. Hehe. Cocok untuk ngebawa kita tenggelam ke dalam cerita Adversities yang berasa dramatis. Disambung dengan Theorem yang dipercayakan sebagai awalan yang baik sebagai pembuka cerita Adversities. Lagu ini tuh kayak yang nyeritain kalau di kehidupan kita tuh banyak banget masalah gitu deh, terus banyak ilmuwan yang lagi ngerangkai lewat theorem. Edan banget. Dimulai dari ritme santai yang cukup panjang dan kemudian fase itu ilang diganti dengan melodi panjang nan syahdu.

Selanjutnya ada Closure yang merupakan lanjutan dari Theorem. Dentuman drum yang cukup kencang kemudian disambut dengan riff gitar yang terdengar lebih sangar dan bassline yang tegas. Alhasil, lebih colorful dengan beat yang sedikit janggal, namun tetap lugas. Kalau kamu yang lagi aral, bisa lah dengerin ini. Tapi jangan angguk-angguk kepala. Hehe. Pusing.

Theorem dan Closure merupakan track yang sebelumnya pernah diunggah ke soundcloud-nya Ellipsis. Kalau kamu ngikutin mereka dari dulu, pasti tau lah. So good. Angles ditempatkan dalam tracklist yang sangat pas. Setiap personil sukses mengeksekusi setiap ruang kosong lewat media instrumennya masing-masing. Karena lagunya yang santai jadi kamu bisa tuh tarik napas dulu atau sebats, lah.

Two Keys nggak jauh beda sama Angles. Tapi, Ellipsis. ngurangin fase kalemnya di pertengahan lagu untuk mulai lagi riff-riff enerjik yang sebelumnya sudah mereka mainkan dengan mengandalkan dua kunci gitar untuk mengemas lagu ini menjadi ciamik!

Dan sampailah ke track pamungkas yang sekaligus single dari Adversities, Tigris. Lagu Tigris merepresentasikan haluan myuziek Ellipsis. Lagu Tigris ini kalau dideskripsikan tuh kayak sungai Tigris yang awalnya tenang, kemudian suatu saat akan pecah menjadi arus yang kencang. Madepol!

Well, Adversities itu kayak checkpoint-nya dari proses berkarya Ellipsis. yang udah aktif di scene indie lokal sejak 3 tahun yang lalu. Selain itu, Adversities bisa dikatakan sebagai wadah untuk bereksperimentasi terhadap instrumen yang dimainin oleh setiap personilnya walaupun nggak ada komposisi vokal sama sekali. Hal lainnya adalah agar temen-temen yang dengerin itu nggak bakal kepatok sama lirik-lirik yang mempunyai maksud tertentu. Intinya, sih, universal gitu deh. Eum ntap. Cepet beli, ah.

 

Tracklist :

1. Theorem

2. Closure

3. Angles

4. Two Keys

5. Tigris 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *