Press "Enter" to skip to content

5 Film yang Katanya “Pahlawan Banget”

Kali ini MinBim dan MinRen ditugaskan untuk membuat sebuah list film yang bertemakan: “pahlawan banget”. Ternyata, agak sulit untuk mengejawantahkan tema tersebut, hingga akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan definisi pahlawan yang agak beda dan rumit. Kurang lebih seperti ini: “pahlawan adalah orang yang memperjuangkan nilai yang mereka DAN/ATAU lingkungannya anggap benar secara mati-matian, walaupun nilai itu bisa saja bertentangan dengan nilai yang berlaku pada umumnya”. Yep, jadi, dalam list ini, kita juga bakal masukin anti-hero di dalamnya! Bosen kan, kalau jagoannya baik terus?

Nah, udah kebayang kan yah kayak gimana? Yuk enjoy listnya dari kita!

1. Crows Zero (2007)

crows-zero
GENJIIIYEEEEE!

What’s the Deal: Kisah sekolahan SMA yang berisi anak-anak nakal ini diadaptasi dari manga berjudul Crows karangan Hiroshi Takahashi. Ceritanya sendiri tentang Genji Takiya (Shun Oguri), seorang anak baru yang berpindah ke SMA Suzuran. Di SMA ini, ada sebuah peraturan nggak tertulis yang menyatakan bahwa mereka yang bisa mengalahkan semua geng di sekolah itu, akan bisa menjadi penguasa sekolah itu. Sepanjang sejarah sekolah itu berdiri, belum pernah ada yang berhasil menjadi penguasa di sekolah tersebut. Genji Takiya sendiri harus barhadapan dengan si “100 ribu monster Serizawa Tamao (Takayuki Tamada)” yang kekuatannya di luar nalar. Genji pun mengumpulkan orang-orang kuat di Suzuran untuk menjadi anak buahnya, dan berhadapan dengan geng Serizawa pada akhirnya.

Heroic Moment: Pertarungan antara Genji dan Serizawa di paruh akhir film. Ini menunjukkan kegigihan Genji dalam memperjuangkan nilai yang ia percaya: “menjadi yang terkuat, menguasai Suzuran”. Pertarungan yang berlangsung dari pagi sampai malam mini, pada akhirnya melahirkan seorang pemimpin baru Suzuran, siapakah dia? Silahkan tonton filmnya!

2. Rocky (1976)

Rocky
Aduh sakit..


What’s the Deal: Berkisah tentang seorang petinju kelas teri (bukan dari segi berat badan, tapi dari segi kepopuleran Rocky Balboa (Sylvester Stallone), yang sedang merangkak naik memperbaiki karirnya. Rocky sendiri bukanlah petinju yang hebat, namun ia sangat berbakat, bakat tersebut berhasil dilihat oleh Mickey, pelatihnya. Suatu hari, Apolo Creed, seorang juara dunia kelas berat akan bertanding di kota asal Rocky, Philadelpia. Namun, calon lawannya gagal bertanding, dan ia meminta petinju lokal untuk menghadapinya, sebagai sebuah showmanship. Akhirnya, Rocky dipilih untuk menghadapi Apolo Creed. Bisakah Rocky mengalahkan Apolo Creed?

Heroic Moment:
Latihan-latihan yang dilakukan Rocky secara gila-gilaan, memukul daging sebagai pengganti samsak, jogging tiap pagi, serta keberanian Rocky untuk menghadapi Apolo dengan gaya sembrono (memaksa untuk menang KO) demi kekasihnya, Adrian adalah semangat kepahlawanan yang patut dicontoh. Walaupun akhirnya kurang menyenangkan, tetapi kalau sudah berjuang, apa lagi yang mau disesali?

3. The Hitchhiker’s Guide to The Galaxy (2005)

martin freeman hitchhiker's
Kagok edan!

What’s the deal: Di suatu pagi yang cerah rumah Arthur Dent (Martin Freeman) didatengin sekelompok alien yang mengaku sebagai dinas Pekerjaan Umum antar galaxy. Usut punya usut ternyata Bumi mau digusur karena berada di tengah jalur lalu lintas luar angkasa. Dan saat semuanya mulai nggak masuk akal, Arthur kemudian diselamatkan oleh Ford Perfect (Mos Def) sesaat sebelum Bumi lenyap dari sistem tata surya. Ford yang baru saja menyelamatkan Arthur ternyata adalah seorang nebengers antar galaxy (absuuurd). Mereka berdua ditampung oleh treasure hunter bernama Zaphod (Sam Rockwell) dan Trillian (Zoey Deschanel). Arthur yang masih kebingungan harus berhadapan dengan kejaksaan tinggi galaxy karena tidak mempunyai surat izin nebeng serius ini film absurd banget LOL). Kagok edan, Arthur memperjuangkan kebebasannya sambil mencari jalan agar Bumi bisa dikembalikan ke sistem tata surya.

Heroic Moment: Arthur ini tipikal pria Inggris pada umumnya yang mendapati hari minggunya begitu buruk. Tapi justru saat semuanya menjadi sulit, Arthur memberanikan diri untuk membela semua kepentingan hajat hidupnya. Kadang kita memang perlu terjun tanpa persiapan untuk mendorong kemampuan kita diluar batas. Nah, kalau kalian mendadak dapet tantangan yang begitu berat, are you guys up to the challenge?

4. Chronicle (2012)

chronicle_film
Aku bisa gerakin hati kamu.. teu..

 

What’s the deal : Andrew (Dan DeHaan), Matt (Alex Rusell) dan Steve (Michael B. Jordan) cabut dari sebuah party karena di-bully teman-temannya. Sambil cari angin segar buat ngilangin suntuk, mereka bertiga secara nggak sengaja menemukan sebuah lubang besar misterius di hutan. Karena penasaran, mereka bertiga memeriksa lubang yang bersuara aneh dan bersinar kebiruan. Andrew, Matt dan Steve ini secara tiba-tiba merasakan nyeri di kepala dan mimisan. Seminggu kemudian kejadinya yang tidak terduga terjadi, mereka bertiga mempunyai kemampuan menggerakan objek disekitarnya hanya dengan telekinesis. Mempunyai kekuatan super yang begitu tiba-tiba, hidup tiga sekawan ini tidak lagi sama. Mereka mulai menggunakan kekuatannya untuk tampil di festival sekolahnya. Naas untuk Andrew, latar belakang broken home dengan ayah yang suka menyiksa membuat Andrew mulai menggunakan kekuatannya untuk hal yang salah seperti menyiksa orang-orang yang pernah membully-nya. Konflik dimulai ketika Matt dan Steve mencoba ‘menjinakan’ sahabatnya itu.

Heroic Moment: Pada dasarnya, manusia adalah mahluk yang takut dengan perubahan drastis. Film ini mencoba menceritakan bahwa kekuatan besar harus diimbangi dengan tanggung jawab moral yang sama besarnya. Menjadi seorang pahlawan berarti kamu harus siap menanggung beban moral yang lebih daripada manusia lainnya. Yap! kalau kata Uncle Ben mah “With great power comes great responsibillity”.

5. Green Street Hooligans (2005)

movie7
Liat men, gue nangis darah

What’s the deal: Matt (Elijah Wood) baru saja di keluarkan dari Harvard karena mendapat fitnah menyimpan narkoba di asramanya. Matt kemudian pindah ke London untuk tinggal dengan keluarga kakak perempuannya. Matt kemudian berkenalan dengan Pete (Charlie Hunnam), saudara iparnya yang merupakan seorang Hooligan dari West Ham United. Pete kemudian mengenalkan kultur sepak bola Inggris kepada Matt yang ‘brutal’. Suatu ketika Matt terjebak dalam keributan antar supporter yang membuat Pete harus kehilangan nyawanya.

Heroic Moment: Matt harus diasingkan dari zona nyaman karena suatu ketidakadilan dan dipengasingannya itu, dan ternyata dia harus kembali menerima ketidakadilan atas kematian Pete. Dalam krisis moral yang bertubi-tubi, Matt merasa harus merubah sikapnya menjadi lebih berani dan melawan ketidakadilan yang terjadi. Seorang filsuf terkenal, Dante, pernah bilang; “The darkest place in hell are reserved for those who maintain their neutrality in times of moral crisis”.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *