Press "Enter" to skip to content

10 Film yang Punya Pesan Perdamaian Tersembunyi Versi ROI! -Bagian 1-

Di dunia ini, banyak sekali film yang berkisah tentang perdamaian. Film Gandhi (1982) misalnya, yang memang mengisahkan tentang Mahatma Gandhi yang cinta perdamaian, atau mungkin film Eat, Pray, Love (2006) yang memang menceritakan tentang pencarian perdamaian diri. Namun, sadarkah kalian, bahwa selain film-film yang jelas-jelas menceritakan tentang perdamaian, ada juga film-film yang menyembunyikan nilai-nilai perdamaian itu ? Padahal, filmnya sendiri bukan tentang perdamaian, malah tentang perang, penasaran ? Sok atuh, cek list dari kami !

1. Pacific Rim (2013)

pacific rim

 Today. Today… At the edge of our hope, at the end of our time, we have chosen not only to believe in ourselves, but in each other. Today there is not a man nor woman in here that shall stand alone. Not today. Today we face the monsters that are at our door and bring the fight to them! Today, we are *canceling* the apocalypse!” –Stacker Pentacost

“Hari ini, poe ieu, di ujung harapan, bukan ujung berung, di ujung waktu, bukan ujung kulon, kita memilih nomer… eh salah, bukan, kita memilih bukan untuk percaya pada diri sendiri, tetapi percaya pada saut sama lain. Hari ini, tidak ada lelaki, dan wanita, dan bencong, di sini, yang berdiri sendiri. Tidak hari ini. Kemarin mah nggak tau. Tapi hari ini, kita akan menghadapi monster yang menunggu di depan sana, kita bawa pertarungan melawan mereka ! HARI INI, KITA AKAN MEMBATALKAN HARI KIAMAT !!”

The Struggle: Dunia diserang oleh monster raksasa bernama Kaiju. Negara-negara bersatu, memberikan segala macam sumber dayanya, baik alam maupun manusia untuk membangun raksasa-raksasa tempur bernama Jaeger. Film ini bercerita tentang petualangan Raleigh (Charlie Hunnam) dan Mako (Rinko Kikuchi), beserta dua Jaeger dan lima pilot lainnya dalam menumpas Kaiju.  Pertempuran antara robot raksasa dan monster raksasa pun tak bisa dihindarkan.

The Fun: Lupakan seluruh konflik antar manusia, kita masuki dunia konflik antar spesies ! Manusia bersatu tak bisa dikalahkan ! Robot besar melawan monster ? Coba cari aduan yang lebih keren dari itu. Nggak ada.

Peace Message: Manusia sebenarnya bisa mengesampingkan ego mereka demi memenuhi kepentingan bersama.

2. South Park Bigger, Longer, Uncut (1999)

south-park_2516681b

 “But Mom, you never took the time to talk to me, whenever I get in trouble, you go out and blame everybody else, but I’m the one to blame, deal with me, you keep going out and fighting these causes, but I don’t want to fight her, I want my mom”. –Kyle Broflovski

“Tapi Mah, mamah nggak pernah punya waktu buat ngobrol sama aku, ketika aku punya masalah, mamah selalu koar-koar terus nyalahin orang lain. Padahal aku yang salah mah, marahin aku, mamah terus aja nyalahin orang lain, aku nggak mau lawan orang yang mamah salahin, aku cuma mau mamah aja”.

The Struggle: Terrance dan Philips (Trey Parker, Matt Stone) duo komedian Kanada yang menginvasi Amerika Serikat dengan film baru mereka: Asses of Fire. Karena ratusan kata-kata dan tindakan kasar yang muncul di film itu, anak-anak South Park; Stan, Cartman (Trey Parker), Kenny, dan Kyle (Matt Stone) ikut terpengaruhi tren tersebut. Pada puncaknya, tren ini memakan nyawa Kenny, yang terbakar karena percaya gas kentutnya bisa menimbulkan api yang besar. Ini menimbulkan konflik besar di mana Amerika Serikat yang dipimpin oleh Sheila (Mary Kay Bergman), ibu Kyle menyatakan perang dengan Kanada. Di sisi lain, Satan (Trey Parker) dan kekasihnya, Saddam Husein (Matt Stone) berencana menyerang bumi apabila Terrence dan Philips dibunuh di Amerika Serikat. Takdir dunia ada di tangan Stan, Cartman, dan Kyle.

The Fun: Kombinasi antara komedi kasar, film musikal yang indah (serius, lagunya bagus-bagus), ratusan kata-kata yang mestinya disensor, Sadam Hussein, homoseksualitas, isu agama, representasi kebijakan luar negeri Amerika yang suka menginvasi negara lain dengan alasan yang konyol, dan isu-isu sensitif lainnya membuat film ini menjadi sangat menarik.

Peace Message: Kadang, anak kecil, sebagai seseorang manusia yang masih sangat polos, justru paling tahu apa arti perdamaian yang sebenarnya, dan terkadang, justru sesuatu yang sangat sederhanalah –saling mengerti- adalah awal dari perdamaian yang sejati.

3. X-Men First Class (2011)

xmen

“Today, our fighting stops ! Take off your blinders, brothers and sisters. The real enemy is out there. I feel their guns moving on the water, their metal targetting us. Americans, Soviets, humans. United in their fear of the unknown. The Neanderthal is running scared, my fellow mutants. Go ahead, Charles. Tell me I’m wrong.” –Eric ‘Magneto’ Lensherr.

“Hari ini, pertarungan kita usai ! Lepaslah kaca mata hitam kalian biar tidak buta, sodara-sodari sekalian, hadirin yang terhormat *eh jadi undangan*. Musuh kita yang sebenarnya ada di luar sana. Eke bisa merasakan senjata mereka bergerak di air, besi-besi diarahkan kepada kita (iya da aku teh Magneto). Orang Amerika, orang Soviet, manusia. Bersatu dalam ketakutan mereka terhadap yang tidak mereka ketahui (seperti misalnya, jawaban dari gebetan). Para Neanderthal berlari ketakutan, sodara-sodara. Ayo Charly, katakan kalau saya salah !”

The Struggle: Kisah awal terbentuknya X-Men. Charles Xavier (James McAvoy) yang bisa membaca pikiran, Erik Lensherr (Michael Fassbender) yang memiliki kekuatan magnetisme, dan Raven Darkholme (Jennifer Lawrence) yang bisa berubah wujud, mereka adalah tiga dari banyak remaja yang sedang mencari jati diri mereka sebagai seorang mutan. Berada di tengah-tengah ketegangan Cuban Missile Crisis antara Amerika Serikat dan Uni Soviet (coba Googling, seru siah kasusnya), mereka harus mencegah perang dunia ke-III, sembari melawan pasukan mutan lainnya yang ingin menguasai dunia. Ini adalah kisah awal dari X-Men melawan the Brotherhood of Evil Mutants. Kisah awal dari Professor X dan Magneto.

The Fun: Ada yang bisa bertelepati, ada yang bisa berubah wujud, ada yang suaranya bisa memecahkan kaca, ada yang bisa menembakkan gelombang energi, dan masih banyak lagi kekuatan ajaib lainnya, termasuk teleportasi. Ini adalah asal muasal X-Men, sebuah franchise yang sudah menjadi legenda. Kamu nggak penasaran ?

The Peace Message:  Manusia cenderung mau bekerja sama ketika mereka menemukan sesuatu yang tidak mereka kenal, dan mereka rasa mengancam. Kenapa harus menunggu yang seperti itu kalau mau berdamai ?

4. Samsara (2011)

samsara

The Struggle: Kehidupan manusia yang seperti lingkaran.

The Fun: Kamu disuguhkan sajian visual yang luar biasa, yang memungkinkan mata kamu orgasme saking indahnya. Kamu akan diajak berkeliling ke seluruh dunia, ke-dua-puluh-lima negara melihat bagian-bagian dari dunia yang mungkin sebelumnya tidak kamu sadari keindahannya.

The Peace Message: Ini adalah media untuk kamu yang ingin mencari perdamaian dalam diri sendiri. Ya, film ini adalah media untuk kamu yang mau bermeditasi !

5. Space Jam (1996)

space-jam-25

“You see these aliens come from outer space and they wanna make us slaves for their theme park. Eh, what do we care? They’re little, so we challenge them to a basketball game! But then they show up and they ain’t so little, they’re huge! We need to beat these guys, ’cause they’re talking about slavery! The same jokes every night for all etoinity! We’re going to be locked up like wild animals and then trotted out to peform for a bunch of lowbrow, bug-eyed, bad-headed, humor-challenged *aliens!* Eh, what I’m trying to say is…we need your heeeeeeeelllp!” –Buggs Bunny

“Kamu lihat (Michael), alien ini datang dari luar angkasa, dan mau jadiin kita budak buat di taman bermain mereka (karena kita memang cucyok cyint). Awalnya kita nggak peduli, merek kecil-kecil gitu, jadi kita tantangin main basket. Taunya mereka tiba-tiba dateng lagi dan jadi gede. Kita harus ngalahin mereka, karena mereka membicarakan tentang perbudakkan, sesuatu yang dari dulu udah nggak lucu. Kita bakal jadi kayak hewan buas (emang kebanyakan hewan sih sebenernya, ada Buggs si kelinci, Daffy si bebek, Porky si babi, dkk.) lalu kita dipaksa menghibur para alien aneh itu ! Jadi, emmm, TOLONG KAMII !!!”

The Struggle: Alien menyerang dunia Looney Tunes ! Ternyata mereka cuma alien-alien kecil yang mengancam para penduduk Looney Tunes untuk menjadi budak mereka. Karena mereka kecil, Buggs Bunny (Billy West), pemimpin dunia Looney Tunes menantang mereka bermain basket. Ternyata, alien ini punya keahlian khusus, dan mereka pun mengambil kekuatan para pemain NBA ! Tim Looney Tunes harus berhadapan dengan tim sekelas NBA All-Star pada masa itu: Charles Barkley, Patrick Ewing, ‘Muggsy’ Bogues, Shawn Bradley, dan Larry Johnson. Penduduk Looney Tunes menaruh harapan mereka kepada legenda hidup basket masa itu yang baru saja pensiun, Michael Jordan. Pertarungan antara The Tunes Squad dan the Monsters pun tidak terelakkan.

The Fun: Salah satu film awal yang menggabungkan animasi dan live action, dengan kemunculan para tokoh kartun favorit, dan pemain basket legendaris, tentunya film ini tidak dapat dilewatkan begitu saja.

The Peace Message: Konflik tidak harus selalu diselesaikan dengan perang, tembak-tembakan, bisa juga dengan bermain basket.

 

Bersambung..

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *