UVisual: Ketika Visualisasi Menjadi Pertunjukan

Sebagai warga Bandung, hukumnya wajib fardu a’in buat jadi kreatif, karena di kota kita tercinta inilah muncul banyak kreator muda berbakat. Nah, kalau kalian ngeuh, nih, sekarang ini lagi happening banget yang namanya visual mapping. Nah, kali ini aku berkesempatan untuk ketemu sama kreator visual mapping ter-hitz di Bandung. UVisual!

Kalau kalian suka dateng ke acara-acara pasti ada tuh logo UVisual, atau pas lagi nonton konser ada visualisasi warna nge-jreng keren gimana gitu, tah eta! Emang luar biasa yah UVisual! Jadi, ternyata UVisual itu awalnya sebuah komunitas yang isinya anak-anak Seni Rupa UPI yang doyan bikin visual art dan lama-lama jatuh cinta, alah… Dari sanalah, para tetua visual art di UPI bikin workshop yang mengundang para darah muda untuk terjun ke dunia visual art. Jeng jeng! Lahirlah UVisual.

“UVisual sendiri tuh kita ngerjain banyak banget, nggak cuman visual mapping, multimedia, motion 2D dan 3D, sampai dokumentasi kita juga bisa!” ujar Kang Rudi. Euh, kalakah promosi ini si akang teh. Tapi emang bener, yang bikin UVisual kebanjiran order karena mereka serba bisa! Mulai dari acara musik, acara DJ, teater, sampai bikin film dokumenter dijabanin sama UVisual. “Selalu memaksimalkan yang ada dan totalitas, nah itu kita,” lanjut Kang Rudi.

UVisual (2)

Meskipun dalam satu tim hanya ada 12 orang, tapi para geng UVisual selalu berusaha memaksimalkan SDM. Tapi, buat kalian yang kepengen nyicipin dunia visual art, UVisual selalu bikin open recruitment tiap taun, lho, baik buat kalian yang pengen nyari pengalaman maupun kalian yang emang pengen ceesan sama UVisual. Selalu ada space, kok, untuk kamu-kamu yang ingin belajar. Berhubung juga kerjaan UVisual banyak, ya bisalah bikinin mereka kopi panas sama beliin bajigur hehe.

Bagi UVisual, hasil akhir yang memuaskan merupakan tujuan, karena ketika bersama klien, mereka mengutamakan yang namanya profesionalisme. TAH IEU! Meskipun ya, sebagaimana klien pada umumnya, suka mikir bikin visualisasi teh gampang, padahal mah ya Allah… “Pernah kita bikin visualisasi cuman sehari. Nggak tidur itu. Tapi klien suka, ya seneng-seneng aja hehehe,” ujar Rega. Profesionalitas memang dijunjung tinggi, nih, tapi nggak lupa juga bahwa seni itu punya idealisme sendiri. Makanya mereka bikin yang namanya “Visual Movement” yang mana mengumpulkan komunitas-komunitas untuk berkarya lewat visual art.

UVisual (1)

Untuk ke depannya UVisual pengen go internasional macam Agnez Monica, eh… nggak ketang. “Kita mah cuman pengen visualisasi tuh nggak dianggap sebelah mata. Di Bandung sendiri, visualisasi tuh masih dianggap sebagai dekorasi, bukan sebagai pengisi acara itu sendiri. Nah padahal kita sama-sama artist hehe,” curhat Kang Rudi, tapi nggak sambil sedih. Ya, kita doain aja semoga bisa terealisasikan dan membawa nama kota kreatif ini menjadi lebih harum bak ibu-ibu pergi kondangan.
___________________________________

UVISUAL

Instagram : instagram.com/uvisual

 

Foto: Haruka Fauzia & dok. UVisual