Unjuk Gigi Karya Mahasiswa Desain Produk Lewat “KM. 0”

Selamat memulai jadwal perkuliahan buat warga ITENAS dan kampus swasta lainnya. Selama libur perkuliahan kemarin, warga kreatif pada update liburan di insta-stories teu? Hahaha, naon sih, meni kudu update. Eh, tapi kira-kira apa yang biasa dilakukan di liburan perkuliahan? Ke pantai? Bantu si Mamah? Atau bantu si Mamah ke pantai? Sorry. Pasti lah kalau libur mah pada punya cara tersendiri mengisi liburan, kan? Tapi punteun, untuk mahasiswa Desain Produk ITENAS mah, libur nggak afdol kalau nggak diisi tanpa berkesenian. Wadaw. Ya, selama waktu libu atau pekan semester pendek lalu, mereka mengadakan pameran yang bertitel KM.0″Acara yang digelar mulai tanggal 28-30 Agustus ini bertempat di Student Center Itenas. Pameran ini menampilkan banyak karya-karya yang telah dikurasi dari mahasiswa Desain Produk angkatan 2016. Buat kalian para penganut slogan “Cintailah produk Indonesia”, piraku we kalau waktu itu nggak dateng mah!

Usut punya usut, pameran ini udah rutin digelar dengan maksud menunjukkan pada warga ITENAS dan sekitarnya, apa saja ilmu luhur yang sudah dipelajari selama satu tahun perkuliahan sebagai mahasiswa Desain Produk. Bisi ada salah sangka, makanya perlu ditunjukkan dengan karya. Naon. Karya yang dipamerkan di KM.0 sendiri merupakan hasil lilieuran mata kuliah di tingkat pertama; 3 dimensi, konstruk, nirmana 2 dimensi.

Untuk warga kreatif yang menempuh kuliah di Fakultas Seni Rupa Desain, mungkin nggak asing meureun, yah, sama mata kuliah tersebut.  Berbeda dengan si kami, yang pas tingkat pertama baru mampu mengolah produk berupa mie instan yang nggak beukah. Itu juga udah uyuhan da. Nggak apa-apa, yang penting bisa mengolah sesuatu menjadi sebuah produk. Hehe, bercanda. Selama di pameran, banyak pisan karya tiga dimensi yang nggak akan kamu jumpai di ruang tamu. Sebagai info aja nih, benda tiga dimensi itu adalah benda yang bisa diliat sama kita dan yang bisa dipegang, cuma berhubung ada tulisan “do not touch” di setiap karyanya, jadi si kami mengurungkan niat untuk  nge-touch deh. Padahal ingin banget menyentuh tepat di hatinya. Hehehe. Teu.

Selain pameran ada juga band performance dan seminar. Para pengisi seminarnya sendiri adalah penggiat-penggiat edukasi seni yang berdomisili di Bandung. “Di KM.0 ini, Fablab ngejelasin bagaimana sih, caranya  ngembangin karya di luar kampus. Sedangkan dari D’SAIN sendiri merupakan lembaga yang menyediakan wadah untuk pameran, kalau-kalau kita mau membuat pameran dan menjual karya kita ke depannya,” ujar Mba Afra sebagai salah satu Panitia KM.0. Tah, warga kreatif, ternyata nggak cuma pameran doang, pengedukasian lewat seminar ge aya!

Pastinya senang sekali atuh ya, hasil kerungsingan kawan-kawan Mahasiswa Desain Produk angkatan 2016 ini bisa ikut dipamerkan, ini juga bisa jadi bahan evaluasi diri agar kedepannya bisa ada lagi ide anyar dan terus inovatif. Tapi, menurut si kami sendiri sebagai warga kampusorange, antusiasme warga ITENAS belum terlalu ngeuh sama pameran yang digelar, soalnya masih didominasi sama mahasiswi yang sedap dipandang. Eh, maksudnya masih dominan oleh warga FSRD sendiri. Meureun gara-gara ada di lantai dua Student Center kali ya? Jadi, barudak mahasiswa lain males naik tangga. Huhuhu. Meskipun begitu, tetap semangat ya kengkawan Fakultas Seni Rupa Desain ITENAS, si kami selalu mendukungmu, kok. Sampai jumpa lagi di pameran berikutnya ya!

 

Pedestrian.