Tiga Amunisi Asal Bandung siap Meriahkan Liga Musik Nasional ke-10!

Barudak, segera pecahkan cengcelengan kalian karena Liga Musik Nasional yang ke-10 siap digelar awal September mendatang!

Selain kami anggap memiliki scouting agent yang ciamik, (kolektif swadaya) Limunas ini seolah nggak pernah kehabisan akal untuk membuat sebuah gelaran yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Yeuh, warga kreatif, setelah tahun lalu berhasil memboyong unit high octane rock ke Kota Kembang dengan #ProgramPartySeringai-nya, kini kolektif yang senang hura-hura itu  bakalan mengajak tiga band berbahaya untuk memeriahkan gelaran Liga Musik Nasional ke-10. Nah, tiga band yang didaulat menjadi pawang pesta nanti adalah Terapi Urine, Mooner, dan Komunal. Coba, pikir-pikir lagi kalau sampai nggak bisa nyempetin dateng.

Sebagai unit pendatang anyar, Mooner langsung disambut antusias oleh warga kreatif sa-alam dunya. Dengan menghadirkan musik rock dengan pengaruh era 70-an, Mooner mencuri perhatian lewat album perdananya, Tabiat. Diisi oleh barisan “sebagay“, supergrup yang punya slogan #nasipadangeveryday ini, diam-diam menghanyutkan juga. Dengan memadukan sentuhan kearifan lokal pada musiknya, unit “pariaman blues” ini dirasa punya amunisi yang cukup segar untuk memanaskan Limunas ke-10 nanti. Seperti total buah dong ya? Segar. Hehe, nggak~

Di nomor kedua, ada Terapi Urine yang beberapa waktu lalu menggegerkan dunia sepak takraw karena merilis album pendek bertajuk Petenteng di laman instagram. Nggak antik da kalian mah. Unit grindcore jenaka ini juga didaulat untuk menjadi pawang hura-hura di helatan Limunas nanti. Patut disimak juga sih, pasalnya, selain jarang kelihatan di panggung lokal, Terapi Urine yang serius untuk nggak serius ini pasti punya surprise buat kamu-kamu semua. Nggak percaya? Sok, datang weh yah nanti.

Kalau untuk unit yang terakhir, saya jadi teringat helatan Limunas kelima di 11 Oktober 2013 lalu. Yes, saat itu ada #GemuruhMusikPertiwi yang jadi konser tunggal Komunal. Sempat kurang tercium kabarnya dan aksinya di panggung-panggung terdekat, kali ini “Pasukan Perang dari Rawa” kembali dipanggil oleh Limunas untuk jadi juru gedor di helatan awal September nanti. Sebagai unit yang memainkan blues rockheavy metal yang liar, kehadiran Komunal praktis selalu disambut dengan meriah. Tapi, disambut moshing sama stage diving aja lho, nggak sampai disambut benjang juga. Sori, benjang mah kamari basa Agustusan di Ujung Berung. Kehadiran Komunal nanti pasti bakal jadi kenikmatan sendiri bagi para penikmatnya. Pasti pada siap ngesang dong ya?

Tiga unit berbahaya dengan ciri khasnya masing-masing sudah siap diboyong Limunas untuk brang-breng-brong di awal September nanti. Buat saya mah ya, nggak ada alasan buat kalian untuk nggak hadir hura-hura bareng mereka. Kacida banget kalau sampai melewatkan tiga amunisi asli Bandung di Liga Musik Nasional ke-10 mah euy. Meski helatan ke-10 Limunas kali ini nggak punya tajuk khusus seperti beberapa helatan sebelumnya, tapi teu nanaon sih, yang penting kan pawang hura-huranya hauce semua.

Menurut rencana, konser ugal-ugalan ini bakal digelar di gedung Auditorium IFI Bandung, Jalan Purnawarman No.32, Bandung. Sedangkan untuk tiket udah bisa di-order di Omuniuum dengan harga presale Rp 75.000,- dan harga tiket OTS Rp 100.000,-. Sebuah harga yang saya rasa masih sangat masuk akal untuk tetap menghidupkan kemeriahan brang-breng-brong ala Limunas. So barudak, geura-geura ke Omu ya! Gondol tiketnya dan sampai jumpa di moshing pit!


Twitter: @limunas

Instagram: instagram.com/limunas

si sehat dan lincah