Suicide Squad (2016): Jadi Penjahat atau Pahlawan?

Indeks Prestasi Keren: 6.5/10

Jujur-jujuran, nih, aku teh udah nungguin film ini dari trailer pertamanya keluar. Walaupun emang bukan penggemar komik DC atau film-film DC, tapi entah kenapa si Suicide Squad ini teh bikin kepo pisan. Pokoknya berekspektasi tinggi pada film buatan David Ayer ini lah.

Suicide Squad, yang kalau diterjemahin jadi “Geng Bunuh Diri” (geuleuh), menceritakan tentang para penjahat yang disuruh untuk menjadi “pahlawan“ dalam suatu misi melawan suatu mahkluk berkekuatan super. Penjahat yang dipanggil juga bukan penjahat yang cuman maling kolor atau maling sandal masjid, melainkan penjahat yang “gila”, yang sampai harus dikurung dengan pengawasan khusus. Ada Deadshot (Will Smith) si penembak jitu, Harley Quinn (Margot Robbie) si badut gila, Killer Croc (Adewale Akinnuoye-Agbaje), Diablo (Jay Hernandez) si manusia api, dan Captain Boomerang (Jai Courtney) si pelempar bumerang jitu. Mereka semua direkrut secara diam-diam oleh pemerintah Amerika Serikat untuk menyelesaikan suatu misi.

Dari segi plot, aku nggak bisa bilang Suicide Squad ini film yang bagus. Banyak ketidakjelasan maksud dari jalan cerita. Kalau dilihat dari trailer mungkin terlihat keren; penjahat yang akan menyelamatkan dunia. Tapi pas nonton filmnya, terlalu banyak flashback, terlalu banyak cerita dalam cerita, dan eksposisi karakter yang nggak maksimal bikin turn-off. Tadinya juga aku mikir Joker (Jared Leto) bakal memainkan peran yang cukup dominan dalam cerita, ternyata hanya jadi rempah-rempah saja. Sebenernya nggak terlalu mengecewakan, sih, berhubung karakter film DC Universe emang begitu. Unexpectedly expected lah mun Bahasa Inggris mah.

Efek visual di film ini juga banyak yang kerasa kentang, alias kena tanggung. Seperti pas Diablo si manusia api, berusaha nunjukin kekuatannya ke Suicide Squad-nya. Halah, sugan teh rek membakar seluruh gedung, apek teh… ah… sudah lah. Warna di film juga nggak sebagus di trailer-nya.

Secara garis besar, ini film DC paling oke setelah Batman Trilogy yang dibuat sama Christopher Nolan. Harapannya, sih, DC bisa nyari penulis yang lebih oke, supaya jalan ceritanya lebih jelas dan nggak ke mana-mana. Kita tunggu aja lah gimana lanjutannya di Wonder Woman. Hmm, semoga nggak kentang yak.