Sudah Siap Bersepeda Manja dengan Memanfaatkan “Bike Sharing”?

Eh, warga kreatif! Selain varian es krim yang terus diperbaharui, ternyata ada juga yang baru nih di Kota Bandung. Kira-kira pada merhatiin nggak sih, ada apa di samping trotoar jalan Kota Bandung? Ya, betul! Ada jalanan… Hehe, nggak ketang, sekarang di Bandung udah ada yang namanya  “Bandung Bike Sharing“. Tapi kalem, ini bukan acara bagi-bagi sapedah dari Pak Jokowi. Omat, jangan sampai salah.

Jadi, si Bandung Bike Sharing ini disediakan Pemerintah Kota Bandung untuk menumbuhkan budaya bersepeda, khususnya bagi warga Bandung dan wisatawan domestik yang datang ke Bandung. Biar seperti di Belanda. Wow, biar seperti Irfan Bachdim juga nggak ya? Sori. Selain karena masalah lingkungan yang kian hari kualitas udaranya menurun, Bike Sharing ini dibuat supaya macet di Bandung teh berkurang, hoyong na mah sih. Oh iya, bagi kamu-kamu yang mau memanfaatkan si Bike Sharing ini ternyata nggak ribet kok, cuma perlu menunjukan kartu identitas di tempat registrasinya aja. Nah, karena ini masih masa percobaan, katanya sih, masih haratis alias cuma-cuma.

Sepengamatan saya, di tengah Kota Bandung sendiri udah ada beberapa titik shelter si Bike Sharing ini, diantaranya ada di sekitar Museum Geologi (Loop Station), Jalan Ganeca, Taman Lansia, SMAN 20, Alun-alun Selatan, Alun-alun Utara, Dalem Kaum, Taman Cibeunying, dan salah satunya ada juga di Jalan Riau (Pos Indonesia). Coba kalau lagi jalan-jalan, cek lagi bisi ada di tempat lain.

Kedepannya, Bandung Bike Sharing ini juga mau ditambahin sama Pemerintah Kota Bandung. Euh, kan enak kalau nanti banyak warga kreatif yang naik sepeda. Jadi, macet bisa berkurang tapi kesang beuki lobaSans aja lah nya, kalau ngesang mah tinggal ibak di bumi.

Kring… Kring… Goes… Goes… sampai jumpa di jalan, warga kreatif!

Bandung, 18 Agustus 2017