“Simphoni Kehidupan” dan Suguhan Terakhir dari Sucker Head di Hammersonic 2017

Warga kreatif! Sudah pada mengamankan tiket Hammersonic Festival 2017 belum? Kalau belum, pastikan kamu segera sikat si tiketnya ya! Soalnya, selain akan ada penampilan Megadeth sebagai headliner yang sangat menarik, suguhan band lokal yang ada di Hammersonic ini pastinya patut kamu saksikan juga siah. Terlebih penampilan dari unit trash metal asal Ibu Kota yang akan menyuguhkan persembahan terakhirnya di gelaran metal akbar tersebut. Wah, tong nepi kaliwat atuh!

Band thrash metal veteran Jakarta, Sucker Head, dijadwalkan siap merilis album terbaru sekaligus album terakhir mereka yang berjudul Simphoni Kehidupan, bertepatan dengan hari penyelenggaraan Hammersonic Festival 2017 pada 7 Mei mendatang di Eco Park Ancol, Jakarta. Selain itu, menurut kabar, di festival metal akbar tersebut, Sucker Head juga akan tampil untuk terakhir kalinya setelah bekarya selama hampir tiga dekade di ranah musik underground.

Selepas ditinggal mendiang Krisna J. Sadrach pada awal Agustus tahun 2016 lalu, kini Sucker Head tinggal menyisakan Nano Roosene (gitar), Bakar Bufthaim (drums), dan Medy Rocker (gitar) sebagai penerus wasiat untuk merampungkan album ke delapan dari Sucker Head. Album terakhir yang diberi tajuk Simphoni Kehidupan tersebut akan berisikan total delapan lagu baru ditambah versi remix dari nomor “Hak Asasi” dan “Mario (Budak Industri)”, yang kesemuanya masih dimainkan dan dierakam oleh Krisna J. Sadrach dan kawan-kawan.

Menurut Anasthasia R.Y. Sadrach (Istri dari Krisna J. Sadrach), “Wasiat tongkat estafet dari Sang Legenda Metal berada di tangan saya, dengan sekuat tenaga setelah beberapa waktu larut dalam kesedihan, saya, dan keluarga mencoba bangkit. Terutama begitu melihat dan menerima derasnya aliran do’a dan semua pesan motivasi diri dari mereka – para pecinta musik tanah air; anak-anak metal itu; saya tak merasa sendiri dalam kerinduan yang meradang,” seperti yang dikutip dalam siaran pers.

Simphoni Kehidupan – yang juga didaulat sebagai judul lagu pembuka di album terakhir Sucker Head – ini akan menginterpretasikan secara keseluruhan materi album terakhir mereka. Jika mengacu pada single Simphoni Kehidupan, album pamungkas ini akan terdengar lebih classic, groovy, melodic, tight, dengan mencampurkan antara thrash metal old school dengan modern sound. Aih, mantap nian Om!

Sejak merilis album Hipertensi pada tahun 2004, album terakhir ini adalah rilisan paling ditunggu oleh penggemar Sucker Head. Dalam penampilan terakhirnya nanti, rencananya Sucker Head akan melaksanakan penampilan terakhirnya dengan melibatkan vokalis Roy Jeconiah (ex-Boomerang) sedangkan pada posisi bass akan dibantu oleh Daeng Oktav (Edane).

Tuh, teruntuk warga kreatif yang sudah punya tiket Hammersonic Festival 2017, jangan sampai terlewatkan persembahan terakhir dari Sucker Head. Pastikan kamu jadi saksi untuk penampilan terakhir band yang bernafaskan trash metal tersebut. Buat yang belum punya tiket, segera disikat ya! Tiketnya masih bisa kamu dapetin kok. See you in the pit!


Twitter: @hammersonicfest | @suckerheadband

Website: hammersonic.com

Foto: dok. Hammersonic

si sehat dan lincah