Pengabdi Setan (2017): Kunjungan Kembali Sang Ibu

Indeks Prestasi Keren: 8,5/10

Mau cerita sedikit ah. Sekarang kalau Aku dengerin suara lonceng tukang es potong yang lagi lewat, keingetnya bukan es potong lagi sekarang mah, tapi sama film Pengabdi Setan buatan Joko Anwar. Kenapa? Ya, pasti yang udah pernah liat trailernya sekilas tau lah, ya, kenapa, heuheu. Nggak apa-apa lah, keparnoan ini jadi bikin nggak pengen jajan es untuk sementara. Biar nggak batuk, uhuk-uhuk.

Film Pengabdi Setan 2017 mengambil setting di tahun 80-an nih, warga kreatif. Cerita dibuka dengan tokoh Rini (Tara Basro) yang kehabisan uang karena harus membayar biaya pengobatan ibunya yang sakit. Ibu (Ayu Laksmi) tadinya adalah seorang penyanyi yang sepertinya cukup kondang pada masanya, mungkin saingan sama Chrisye atau Hetty Koes Endang meureun, ya.  Okay, sorry. Ibu sudah sakit selama tiga tahun dan penyakitnya nggak begitu jelas, namun karena keluarga Rini mulai kehabisan uang, maka Ibu harus dirawat di rumah dengan bantuan lonceng untuk manggil, karena Ibu sudah nggak sanggup bicara. Sehingga Rini serta ketiga adiknya, Tony (Endy Arfian), Bondi (Nasar Anuz), dan Ian (M. Adhiyat) harus turut membantu mengurus Ibu. Mau kayak gimana juga Ibu sendiri mah harus diurus ya… Padahal mah di film itu bentuknya aja udah kayak… gitu… ya, takut pada durhaka kali, ya.

Singkat cerita, sang Ibu akhirnya meninggal. Dari sini adik-adik Rini mulai merasakan ‘teror’ di rumah, mulai dari suara lonceng Ibu yang berbunyi di malam hari dan kunjungan Ibu ke rumah. Sayangnya, Ibu balik lagi ke rumah bukan karena kangen, bukan juga karena lupa matiin kompor atau nurunin jemuran. Tapi ada alasan lain yang membuat Ibu kembali lagi dengan bentuk yang sudah bukan manusia. Kayaknya sih, bukan manusia, soalnya aku nggak liat tuh kakinya si Ibu napak apa nggak. Karena yang digangguin adalah adek-adeknya duluan, Rini masih menganggap cerita mereka takhayul karena dia nggak percaya hal-hal yang berhubungan dengan hantu dan sebagainya. Sampai akhirnya dia juga kebagian buat ‘didatengin’.

Nah, film Pengabdi Setan yang baru premiere di 27 September 2017 ini, adalah re-boot dari film Pengabdi Setan yang udah pernah keluar di tahun 1980-an. Tapi, film yang baru tentu saja lebih expert dalam karakter dan pembangunan atmosfir yang bikin penonton jerit-jerit padahal di layar mah hantunya juga belom keluar. Ada juga penonton yang baru masuk dan belom duduk tapi udah jerit. Tau sendiri Joko Anwar emang spesialisnya lah, ya, ngaget-ngagetin. Kalo kata Aku yang udah nonton dua-duanya, soal hubungan kedua film sih, jalan ceritanya nggak berlanjut dan emang agak beda, jadi nggak apa-apa juga kalau kalian nggak nonton fim yang jadulnya. Meskipun di kedua film masih ada hal-hal yang mirip, kayak bagian nilai-nilai yang berhubungan dengan agama yang cukup ‘menyentil’, sih, kalau buat aku pribadi, tapi tergantung kita menafsirkannya kayak apa. Adeuh, langsung jadi serius gitu.

Udah ah, sengaja review-nya dibikin nggak serem biar kalian kepo kenapa semua orang ketakutan nonton film ini dan jadi pengen nonton filmnya. Ihiy. Cobain, abis nonton langsung tidur sendiri ya. Siapa tau dibangunin Ibu.

 

Rajin menabung dan tidak menggigit.