Press "Enter" to skip to content

Mooner Merilis Album Baru Bertajuk “O.M.”

Tak terasa, setahun berlalu sejak Nasi Padang Everywhere digelar, sebuah pesta rilis album pertama dari supergrup asal Bandung, Mooner. Sebuah band yang membuat teman-temanku menjadi sangat suka musik, lalu membeli aneka kaus Mooner di Omuniuum, dan perlahan mengubah preferensi musiknya. Tentu, artian baik yang kumaksud.

Tabiat adalah sebuah jejak manis yang ditinggalkan oleh Absar (The Slave), Tama (Sigmun), Rekti (The Sigit) dan Marshella (Sarasvati) kepada kita, warga kreatif yang cinta musik. Maka mendengar kabar perilisan album ke-2 mereka, dahaga kita akan sesuatu yang manis tentulah sirna. Selamat tinggal, permen yupi!

Ya, Mooner resmi merilis album penuh ke-2 mereka bertajuk O.M. secara digital, per tanggal 30 November 2018 lalu melalui aplikasi musik digital JOOX, dan tentunya masih di bawah naungan Bhang Records. Berisikan 11 nomor segar dengan paduan influence musik masing-masing personel, rock, dangdut, tradisional, hingga timur tengah. Nuansa melayu dan timur masih dihadirkan. Enakeun pokoknya. Judul dari tiap lagunya pun masih berupa kata-kata yang jarang digunakan dalam setiap obrolan warung kopi. Gasang, Aram, Ilat, adalah beberapa judul yang baiknya kita cek terlebih dahulu arti katanya di kbbi.kemdikbud.go.id.

Sementara ini, sila dengarkan album O.M. secara digital. Tapi santai, Desember ini Bhang Records bakal merilisnya dalam format fisik berupa CD dan kaset. Dan Maret tahun depan, giliran Outer Battery Records yang bakal membuatmu totos dengan rilisan dalam format vinyl. Ayo ah cari uang dulu.


Dengarkan di sini: Album O.M.

Jikalau kamu tidak suka, sukailah.

Comments are closed.