Mengintip Proses Produksi Film “Posesif” di Bandung

Setahun ke belakang, dunia perfilman Indonesia bisa dibilang lagi naik-naiknya, nih. Beberapa film sukses meraih capaian fantastis sepanjang 2016 ini. Tahun ini, rencananya para insan film Indonesia bakal berusaha buat meraih capaian yang lebih jauh lagi di ranah film. Salah satunya adalah film yang rencananya bakal rilis pertengahan tahun ini.

Selasa (24/1) siang, kami diajak untuk ngintip proses shooting salah satu film yang bakal rilis di pertengahan 2017 ini, film yang ber-genre drama remaja ini ngambil lokasi di dua kota, yaitu Bandung dan Jakarta. Siang itu si kami dateng ke NuArt Sculpture Park buat ngintip proses shooting sekaligus konferensi pers dari film Posesif. Selain di NuArt Sculpture Park, film itu juga ngambil gambar di salah satu kolam renang di Bandung yang udah terkenal banget sebagai salah satu venue kejuaraan mulai tingkat daerah sampai tingkat nasional.

Setelah nunggu sesi shooting beres, si kami mulai ngumpul di auditorium yang ada di dalem galeri NuArt. Di dalam auditorium si kami udah ditungguin sama produser, scriptwriter, serta dua pemeran utama dari film tersebut. Pemeran utama dari film tersebut ada Putri Marino dan Adipati Dolken. Denger-denger film Posesif ini adalah film pertamanya Putri, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai presenter dari salah satu program tv bertema traveling.

“Jadi waktu sebelum shooting ada waktu sekitar satu bulan, jadi belajar di kolam renang bersama atlet benerannya sama riset di YouTube juga soal loncat indah,” kata Putri waktu ditanya soal proses persiapan shooting film tersebut. Pihak produksi pun memfasilitasi dirinya untuk belajar langsung bersama atlet loncat indah untuk mencapai hasil maksimal di film pertamanya ini.

Posesif bercerita tentang kisah cinta dua anak SMA yaitu Lala (Putri Marino), seorang atlet renang loncat indah dan Yudhis (Adipati Dolken), murid baru di sekolah Lala. Keduanya berusaha memaknai cinta di antara mereka di tengah kondisi mereka yang penuh kerumitan. Produksi film ini rencananya memakan waktu 21 hari di dua kota yang akan berakhir di pekan ke-4 bulan Januari,  kini tahap shooting sendiri sudah mencapai 85% dan akan berlanjut ke pasca-produksi sepanjang bulan Februari hingga Maret 2017.

Film Posesif ini pun merupakan kolaborasi antara  sutradara Edwin, penulis cerita Gina S. Noer, serta produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Nama-nama tersebut bisa dibilang bukanlah nama baru di dunia perfilman Indonesia. Penasaran dengan hasil akhirnya? Marilah menunggu hingga pertengahan tahun ini!


Twitter: @PalariFilms

Tukang foto, musisi dalam kamar. Bekerja sampingan sebagai Mahasiswa.