Melihat Karya Para Mahasiswa Tingkat Akhir di Pameran “Meanline”

Jarak Jatinangor-Gedung Indonesia Menggugat ditambah hujan deres banget bukan pantangan buat dateng ke Meanline: Graphic Design Final Project Exhibition yang diadakan dari tanggal 28 sampai 30 November 2016. Acara yang diaktualisasi oleh anak-anak Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom ini bertemakan Visualithic yang memiliki arti dan maksud bahwa mereka adalah manusia jaman batu yang inovatif, ceunah.

Dengan konsep menyatukan talkshow dengan pameran, hari kedua Meanline langsung mendatangkan komunitas Pensil Kertas. Selain bisa berdiskusi dengan komunitas yang membuat ilustrasi menggunakan media pensil dan cat air ini, warga kreatif juga disuguhin berbagai karya-karya final project anak-anak DKV Telkom, lho.

Karya-karya para penempuh semester akhir ini, menurut saya pribadi bisa dibilang memiliki makna mendalam, jadi kayak nggak asal karya aja gitu. Contohnya kayak karya Baharudin Muhammad yang bikin game gitu dengan bertema religius  akibat kesadaran si pembuat karya dengan dunia yang dipenuhi hedonisme. Terus ada karyanya Ichsan Agung yang membuat board game dengan tema anti-pornografi untuk anak-anak. Wah, buat warga kreatif yang udah kecanduan proxy dan kawan-kawannya mah mending jangan main lah, asli.

img_0107

Selain pameran karya, Meanline juga memberikan workshop edukatif  yang diisi oleh para mantan aka alumnus. Kayak Win design, studio milik Novian Denny Nugraha, yang bercerita tentang kiat-kiat survive menghadapi persaingan yang menghadang. “Udah 13 tahun kami bertahan, masuk medio 5-8 tahun itu baru awal untuk studio design bisa stagnan,” ucap Denny.

Setelahnya, ada Nusae Studio, yang adalah Andi Rakhmat dan Mezki Sesdiawan, menjelaskan tentang awal karir Nusae dan memberikan tips bagi para desainer muda untuk terus berkarya. “Intinya harus  terus belajar, dan banyak praktek. Tiap hari usahakan mendesain, kalau mau jadi desainer hebat, coba terjun langsung ke media (tempat kerja) yang butuh desainer,” kata pentolan Nusae, Andi.  Do’i juga nggak lupa ngasih motivasi dengan berbagi kisahnya sewaktu jadi desain grafis di UNKL347.

meanline-2

Meski bisa dibilang baru di dunia per-desain-an, Muhammad Faisal sang penggagas Dassein Graphic Labs, bercerita tentang start up mereka yang  baru berumur satu tahun. Dassein juga menjelaskan tak hanya desain grafis saja yang ada dalam klub ini, untuk fotografi, videografi, mural,  juga menjadi perhatian Dassein. Asik, perhatian.

Saya doakan pameran ini bisa terus berlanjut soalnya mantap euy, bisa nikmati pameran di sini, dapet belajar semuanya deh, ada minum dan cemilan, belum lagi dapet sertifikatnya. Belum lagi ketemu para wisudawan baru Telkom, mudah-mudahan nepa ke saya lulusnya. Amin. Al-Fatihah.