Mari Simak “Slime”, Sebuah Letupan EP Perdana dari Veinn

Pulau Bali? Kira-kira, nih, apa yang warga kreatif pikirkan tentang pulau itu? Kaos barong, pantai, atau pie susu? Wah, pasti banyak lah pokonya ya? Tapi, di balik itu semua Bali juga punya band-band yang berbahaya seperti S.I.D, Dialog Dini Hari, Navicula, Rollfast dan masih banyak lagi. Nah, tapi kayaknya bakal ada satu lagi yeuh kandidat keren yang wajib warga kreatif dengerin. Kalau begitu, hayu atuh kita sambut sebuah unit trash hardcore dari Tanah Para Dewa, ini dia, Veinn!

Veinn yang tergagas karena adanya kesamaan para personil yang suka banget dengan Meghan O’Neil. Wah, siapanya Usro tuh? Eh, sorry, itu mah Unyil bukan O’Neil. Serius yeuh, jadi, dari sebuah kegemaran yang sama, akhirnya Veinn yang ditunggangi oleh Christian, Yudi, Dwi, dan Stephie ini dibentuk di bulan April 2017 yang lalu, warga kreatif. Mantap sekali, di usia yang baru sebentar ini Veinn sudah berani meluncurkan sebuah EP yang bertajuk Slime! Keren kan udah punya EP lagi, keprok dulu dong. Biasanya kalau baru beberapa bulan mah yang keluar teh STNK, sih. Sorry.

Menggandeng label lokal yaitu Silent Record, dalam EP ini sendiri Veinn menyuguhkan 5 buah lagu buat kamu sikapi sambil headbhangdaks. Dengan mengusung musik yang kentara sekali ketukan khas ala hardcore-nya (cepat), saya malah kaget pas pertama kali mendengar suara Teteh Stephie. Kaget sekaligus pengen bikin circle of death di kamar, tapi apa daya saya cuma sendirian. Yowes, nggak jadi.

Menurut siaran pers yang saya dapat, Slime ini berusaha menceritakan tentang belenggu yang kerap terjadi dalam fase hidup manusia; sebuah kematian, kebiadaban otoritas di Negeri ini, hingga isu perempuan yang kerap jadi korban pelecehan seksual. Wah, sebuah garapan yang cukup serius dan pasti perlu warga kreatif simak dong!

Kalau kata si kami, sih, buat kamu yang senang dengan musik yang cepat, pendek, dan kencang, kayaknya Veinn merupakan salah satu unit thrash hardcore yang perlu kamu waspadai! Apalagi di-combine dengan suara scream cewe yang lantang, nggak kalah gahar lah pokoknya. Bener-bener diemplementasikan emansipasi wanita teh. Hehehe. Meskipun lagu-lagu di EP ini cenderung berdurasi pendek, tetapi karena aransemennya yang hauce, kelima lagu itu bisa bikin warga kreatif ketagihan buat mengulang-ulang setiap track-nya.

Tapi, percuma dong kalau saya cuma mewartakan lewat tulisan aja, mending kamu-kamu sekalian sikat EP-nya di tautan di bawah ini. Sok, tinggal pencet tombol play.


Instagram: instagram.com/_veinn

Pedestrian.