“Jumpcut Asia”, Membuka Jendela Visualisasi Indonesia

Hai kawan-kawan! Bagi yang memiliki cita-cita jadi produser film dokumenter peraih Oscar, seperti Nicholas Reed versi Indonesia, ini akan membuat hormon adrenalinmu berproduksi. Jangan khawatir hormon ini memang bertugas untuk membantumu berinovasi dan berkreasi. Baru mulai, udah sok tau. Hehe. Yang ini aku beneran tau kalau Discovery Networks Asia-Pasific mengundang warga kreatif yang gemar membuat film untuk mengajukan ide film orisinil melalui Jumpcut Asia. Jumpcut Asia ini adalah sebuah lokakarya selama tiga hari (16-18 Desember 2016) yang mengajak para film makers muda dari seluruh Asean dalam menghasilkan konten untuk siaran global di kanal-kanal linear maupun digital melalui praktik terbaik mereka. Iya ini teh dari Discovery Channel.

Tertarik? Ayo don’t miss out dan harus gercep daftar film contest yang diadakan Discovery Networks Asia-Pasific ini, udah dimulai dari tanggal 7 November–4 Desember 2016, tapi, film yang menjadi karyamu bukan mengenai pengalaman cinta pribadimu atau mimpi absurdmu dimakan alien, bukan. Film orinisil yang menjadi karya harus mengangkat esensi Asia Tenggara. Jadi ceritamu harus dalam konteks real life atau factbased situations. Mungkin jadi sejenis film Pulau Buru-Tanah Air Beta yang menanamkan pesan dan unsur-unsur tersirat yang hanya dimiliki Indonesia. Info lebih lengkapnya nanti kalian cek-cek aja ke website-nya Jumpcut Asia.

Mengapa Asia Tenggara? Head of products Southeast Asia, Charmaine Kwan, mengatakan bahwa Asia Tenggara merupakan daerah yang memiliki kehidupan serta semangat yang luar biasa. Beliau yakin di balik semangat tersebut terdapat berbagai cerita hebat yang menunggu untuk disampaikan. Nah, jadi ini waktunya kamu sebagai generasi muda bangsa buat membanggakan Indonesia di lingkup internasional! Pasti mudah tuh bagi kita yang memiliki wildlife, kultur, dan kesenian yang sangat beragam. Hehe, punteun sosoan, padahal nggak ngerti cara bikin film.

Dalam lokakarya ini, Nicholas Reed yang tadi udah aku sebut di atas, akan berbagi pengalamannya melalui sesi pengembangan ide, apa yang membuat cerita menarik, bagaimana menyajikan dan bagaimana mendapatkan perhatian untuk proyek film pendek kamu. Lalu, pendaftar yang terpilih akan diberikan kesempatan untuk menawarkan idenya dan pemenangnya akan memproduksi film pendek dengan pendanaan dan bimbingan produksi penuh dari DNAP. Berarti ada kemungkinan hasil karyamu akan ditayangkan melalui kanal digital DNAP dan Viddsee pada tahun 2017. Hayang atuh! Let’s get creative kawan-kawan, bikin cerita visual tentang Asia Tenggara yang berbeda, unik dan unexpected biar nantinya bisa diceritain ke anak cucu. Ayo ambil ponsel Nokia 3 megapixel kamu.

                                                                     

Website: www.discoverychannelasia.com

gemar berimajinasi walaupun kadang lemot