“Ieu Tech Creative Fest”, Pesta Pora Warga Kreatif dari Click Square

Selamat, selamat dan selamat. Akhirnya warga kreatif Kota Bandung memiliki tempat baru untuk menuangkan kreativitasnya, baik dalam bentuk musik, foto, video bahkan IT sekalipun bisa dilakukan di tempat tersebut. Ya, bertempat di Jalan Naripan, gedung yang dahulunya dikenal Be-Mall, kini udah disulap menjadi wadah untuk menampung segala bentuk keluh kesah kreativitas warga kreatif. Naon. Hehe.

Beberapa waktu yang lalu, Click Square telah menyelenggarakan open house yang bermaksud mengajak warga kreatif untuk berkenalan dan menikmati experience creative space baru di Kota Kembang, turut serta mengundang beberapa musisi ternama, salah satunya adalah Kahitna. Kini, Click Square telah resmi dibuka, dengan merayakan grand opening-nya pada Kamis (11/4) kemarin. Acara yang diberi tajuk Ieu Tech Creative Fest yang mengusung tagline Unity For Dignity ini juga turut mengundang beberapa komunitas kreatif dan musisi-musisi kenamaan di Tanah Airku Indonesia.

Ieu Tech Creative Fest dari Click Square berlangsung selama 3 hari berturut-turut hingga hari Sabtu (13/5). Menurut saya, sih, gelaran kali ini lebih “wah” dari gelaran open house yang beberapa waktu lalu sudah digelar. Kenapa? Karena pada gelaran kali ini, lineup talent yang mereka suguhkan untuk para pengunjung terbilang lintas generasi dan lintas genre juga, lho.

Hari pertama (11/5), saya datang ke sana sekitar jam 4 sore dan langsung kaget. Ayam, ayam, ayam. Hehe. Soalnya aneh, kok banyak banget remaja-remaja tanggung, kayak anak SMP lah. Pas masuk ke dalem dan pandangan langsung mengarah ke stage, ternyata yang tampil itu DJ Ari Irham. Paingan.

Kemudian para pengunjung di sana nggak dikasih kendor dong sama pihak Click Square. Penampil yang berikut adalah sebuah grup yang sudah melanglang buana, tapi bukan nama universitas. Hehe. Yak, nggak lain dan nggak bukan, mereka adalah Project Pop! Ini merupakan kali pertama saya lihat mereka tampil secara langsung. Ternyata apa yang mereka tampilkan secara off air itu nggak jauh beda dengan mereka tampil secara on air. Terlebih, beberapa punggawanya itu merupakan orang sunda. Jadi ketika berinteraksi dengan para penonton itu jadi lebih luwes dan ngena candaannya.

Setelah itu ada komunitas-komunitas yang mengisi rangkaian acaranya, mulai dari komunitas seni tari hingga komunitas seni peran. Apresiasi tinggi buat teman-teman dari Click Square yang membuat konsep acara sedemikian uniknya untuk menampung kreativitas kawula muda Kota Bandung. Pengisi acara dilanjut oleh Sarasvati, lalu ada HiVi yang membawakan lagu baru mereka yang berjudul Kereta Kencan, berhasil menghanyutkan para penonton menjadi sendu mendayu.

Nggak lama setelah HiVi, murudul we warga kreatif teh. Kali ini didominasi oleh laki-laki. Ternyata eh ternyata, mereka datang itu untuk menyaksikan idola sekaligus kakak mereka beraksi. Kakak mereka itu adalah The SIGIT! Penonton yang asalnya dibawa selow langsung digeboy oleh kak Rekti dkk. Ada yang berbeda dengan penampilan mereka kali ini, teuing urang nu anyar apal meureun nyak, mamang Absar, ikut bermain gitar juga di atas panggung bersama The SIGIT.

Mungkin mereka ingin memperkenalkan formasi baru kali ya, tapi sejauh ini belum ada berita resminya, sih, tapi kalau kata saya mah keren, sih, kalau bakalan kayak gitu terus. Nah, selain dari animo penonton dan rangkaian acara. Saya rasa pihak penyelenggara ada yang dirasa kurang ketika menggelar event di hari pertama ini. Soalnya,  pit tempat para rekan media itu dipenuhi oleh panitia berbaju hitam yang notabene adalah volunteer.

Teman saya yang mau mengambil gambar para penampil dari depan panggung jadi terbatas ruang geraknya. Bukan cuma di pit saja, lho, di dalam barikade juga penuh oleh ibu-ibu dan anak-anak. Saya kurang paham juga, mungkin the power of ibu-ibu tea gening yah. Namanya orang tua memang harus dihormati.

Ya, mudah-mudahan kekurangan yang ada bisa diminimalisir untuk ke depannya. Biar sesama pengunjung dan panitia merasa nyaman di acaranya. Saya sendiri ngerasa nyaman, sih, walaupun kembalian parkir kurang Rp2.500. Aneh kan? Hehehe. Sok warga kreatif yang belum dateng, sempetin dateng yah. Acaranya gratis kok, terus kalau laper tinggal jajan di sana juga. Jangan jajan di luar, udah ada beberapa booth makanan yang buka. Harga naniks, terjangkau buat kita-kita tipikal isi bensin 10 ribu lah. Hahahaha.

Foto: Chiko Caesar

Pemuda harapan orang tua dan calon mertua