Hulica Sebar “Demo EP” yang Sarat Emosi

Sebuah kebosanan dalam membuat sesuatu pasti lumrah terjadi. Seperti mamah saya yang bosen bikin kue bolu, kini mamah sedang rajin-rajinnya membuat kue lapis legit. Perlu ada pembaharuan biar nggak bosen, katanya. Mau bilang sok tau, tapi itulah mamah. Jangan dibantah.

Nah, kebosanan itu juga yang dirasakan oleh Dimaz Ramadhan Putra. Eh, ini mah bosan dengan rutinitas musik, bukan sama kue bolu. Heu. Karena merasa bosan dengan proyek musik terdahulunya, jejaka yang lebih dikenal sebagai The Verlived Orchestra, sebuah one-man band yang memainkan musik 90’s screamo/skramz ini mulai mengajak Djodi Fauzan Rachman (personel dari The Maiam) dan Erwin Zakaria untuk membentuk sebuah proyek musik baru. Lalu, terbentuklah Hulica. Keprok dulu atuh!

Nggak butuh waktu lama, di pertengahan September kemarin, trio yang digawangi Dimaz (gitar/vokal), Djodi (bass/vokal), dan Erwin (gitar) ini langsung menebar Demo EP melalui laman Bandcamp dan Soundcloud mereka. Demo EP ini berisikan dua buah lagu, yaitu Pokemon Hype Club dan Axonica’s House. Pokemon? Lah, gimana tuh?

Melalui Demo EP ini pula, Hulica mencoba membius pendengarnya dengan musik dan lirik yang sarat akan gejolak emosi. Hm, apakah perasaaan emosional itu muncul akibat musik Hulica atau akibat si kami yang duduk di balkon rumah, ditemani hujan serta teh lemon hangat? Coba warga kreatif deh yang buktiin sendiri. Sendiri weh ya, jangan minta ditemenin. Si kami sedang sibuk mendesain pengolahan air limbah. Hehe.

                                                                                           

Twitter: @hulica_

Instagram: instagram.com/hulica_

Soundcloud: soundcloud.com/hulica

si sehat dan lincah