Hayu, Simak Eksplorasi Ciamik dari Sigmun di Single “Behelit”!

Setelah meluncurkan Ozymandias pada September 2015, akhirnya kuartet rock asal Bandung; Sigmun, kembali melepakan single anyarnya yang bertajuk “Behelit” pada akhir bulan Januari (31/1). Teuing dihaja atau nggak, peluncuran single ini (lagi-lagi) bertepatan dengan fenomena alam Blood Moon atau gerhana bulan total. Apakah ini adalah konspiresyenNaon atuh.

Menurut siaran pers yang didapat, rencana Haikal Azizi dkk. untuk mengeluarkan single ini sebetulnya sudah direncanakan dari tengah 2017 silam, tapi, cenah, ada kendala momen yang menyebabkan single anyar dari Sigmun ini terpaksa harus ditahan peluncurannya hingga awal 2018. Padahal, ada salah apa dengan single ini? Kok sampai ditahan? Kumaha~

Yeuh, warga kreatif, single bertajuk Behelit ini katanya merupakan bentuk referensi eksplisit dari serial komik manga dark fantasy Berseri karya Miura Kentaro, yang dalam komiknya menggambarkan Crimson Behelit sebagai sebuah benda magis yang dapat memanggil God Hand. Wadaw, ngarti ih saya.

Secara sekilas, musik yang Sigmun hadirkan di single Behelit ini lebih “ringan” dibanding beberapa lagu di album Crimson Eyes (2015). Tetap terasa dark dengan gebukan drum yang lebih eksploratif dari Tama, pun dengan riff gitar di awal-awal lagu yang lebih santun dibanding lagu-lagu Sigmun sebelumnya. Meskipun dari pertengahan lagu hingga akhir, Sigmun kembali mengajak kita mendengar tubrukan-tubrukan nada yang nggak lazim, tapi tetap hakiki. Kumaha eta teh? Coba kamu simak sendiri.

Usut punya usut, dalam mastering single ini, Sigmun dibantu oleh James Plotkin sebagai yang pernah terlibat di produksian band Sunn O))), Isis, dan lainnya. Tapi, yang utama mah, proses eksplorasi dari Sigmun memang patut kamu tunggu di album penuh selanjutnya. Sementara sih, mending warga kreatif simak single Behelit lewat tautan di bawah. Gancang.


Twitter: @sigmuns
Instagram: instagram.com/sigmun_
Bandcamp: sigmunmusic.bandcamp.com
Soundcloud: soundcloud.com/sigmun

si sehat dan lincah