Press "Enter" to skip to content

Festival “Ulubiung” Akan Digelar Kembali

Eh, warga kreatif! Di awal bulan Oktober ini kamu udah nentuin destinasi wisata belum? Ya, kali aja gitu, di bulan ini mau melancong ke beberapa tempat, biar bisa update Path. Hehe. Kalau saya, sih, hari Minggu nanti mau main ke kampung. Tapi jangan salah dulu, saya bakal main ke kampung yang bukan sembarang kampung.

Hari Minggu (8/11) nanti, saya bakalan melancong ke Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok Tanggulan. Kira-kira ada yang tau nggak kenapa saya ke sana? Ya! Bener banget! Di sana bakalan ada lagi gelaran festival Ulubiung untuk yang ke-lima kalinya. Keprok dulu atuh.

Nah, sama kayak tahun-tahun sebelumnya, festival Ulubiung bakal menonjolkan kebudayaan masyarakat kampung-kota Tatar Sunda yang tentunya disajikan dalam serangkaian perayaan kebudayaan dengan kemasan yang masa kini banget. Pokoknya mah jaminan rame. Seru.

Di festival Ulubiung nanti, bakalan ada tiga panggung yang nantinya teh diisi sama beragam jenis kesenian Sunda dari warga dan seniman lokal. Saya kasih rincianya deh, biar bisa milih. Nih ya, di setiap wilayah RT bakal ada panggung atau kegiatan berbeda. Di wilayah RT 01, bakalan ada Panggung Akustik, terus ada juga Panggung Seni Kontemporer dan Tradisional di wilayah RT 03 dan Panggung Utama – Seni Tradisional Sunda ada di wilayah RT 02. Selain panggung-panggung barusan, kegiatan lain yang tak kalah menarik juga bakal digelar di ruang-ruang kampung lainnya. Jadi, ini mah beneran kayak pas lebaran. Silaturahmi keliling ke setiap RT. Heu.

Eits, selain pagelaran yang tadi, ternyata bakalan ada lomba juga lho. Di festival “Ulubiung” nanti, bakal ada lomba kegemaran bapak-bapak, ya, ada lomba memancing di area pemancingan RT.07. Tuh, buat para mancing mania, bisa banget tuh ikutan, biar makin mantap. Selain mancing, di RT.04 bakal ada juga pertunjukan reak dan panjat pinang, tempatnya di lapangan RT. 04. Semua kegiatan tadi dimulai pukul 09:00 pagi, jadi, usahakan bangun pagi ya, biar bisa ikutan dari awal. Dan puncaknya, di malam hari akan ada pertunjukan kesenian buhun di kawasan RT.09.

Coba, warga kreatif ada yang tahu nggak apa arti dari Ulubiung? Nih, ya, Ulubiung itu artinya bersama dan gotong royong, jadi festival ini merupakan sebuah representasi dari semangat kebersamaan dan kolaborasi segenap warga. Mantap! Rahmat Jabaril, seorang seniman penggagas Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok Tanggulan menuturkan, “semangat yang dimiliki oleh para warga tersebut merupakan modal yang sangat kuat untuk menjadikan kampung ini sebagai basis budaya, pendidikan, dan ekonomi.”

Tentunya semangat dan kreativitas warga Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok Tanggulan layak untuk dirayakan bersama-sama. Maka dari itu, festival Ulubiung terbuka untuk umum tanpa dipungut bayaran. Tuh, kan, udah mah seru, gratis pula.

Satu hal lagi neh, yang patut dirayakan bersama. Berbarengan dengan gelaran festival Ulubiung, Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok Tanggulan akan diresmikan sebagai Kampung Augmented Reality pertama di Indonesia berkat kerja sama dengan Bandung In Your Hand. Hebring pisan euy! Hayu atuh kita ikut serta memeriahkan festival kampung di kota. Nanti, kita ketemu di sana, ya!

si sehat dan lincah

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *